Kesulitan Belajar - ADD/ADHD- Panduan Untuk Keluarga
Attention Deficit Disorder
Attention Deficit Hyperactivity Disorder
(ADD/ADHD)
Panduan Bagi Keluarga
oleh:
T. Bradley Tanner, MD
University Of Pittsburgh Medical Center
Pittsburgh, PA
Diterjemahkan oleh : Babsy Permadi
APA ARTI ADHD?
ADHD adalah singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder, suatu kondisi yang pernah dikenal sebagai Attention Deficit Disorder (Sulit memusatkan perhatian), Minimal Brain Disorder (Ketidak beresan kecil di otak), Minimal Brain Damage (Kerusakan kecil pada otak), Hyperkinesis (Terlalu banyak bergerak / aktif), dan Hyperactive (Hiperaktif). Ada kira-kira 3 ñ 5% anak usia sekolah menderita ADHD.
Tanda-tanda ADHD
Ada tiga tanda utama anak yang menderita ADHD, yaitu:
*
Tidak ada perhatian. Ketidak mampuan memusatkan perhatian pada beberapa hal seperti membaca, menyimak pelajaran, atau melakukan permainan. Seseorang yang menderita ADHD akan mudah sekali teralih perhatiannya karena bunyi bunyian, gerakan, bau bauan atau pikiran, tetapi dapat memusatkan perhatian dengan baik jika ada yang menarik minatnya.
*
Hiperaktif. Mempunyai terlalu banyak energi. Misalnya berbicara terus menerus, tidak mampu duduk diam, selalu bergerak, dan sulit tidur
*
Impulsif. Bertindak tanpa dipikir, misalnya mengejar bola yang lari ke jalan raya, menabrak pot bunga pada waktu berlari di ruangan, atau ìberbicara tanpa dipikirkan terlebih dahulu akibatnyaî.
Setiap anak yang seringkali bertindak seperti contoh-contoh diatas selama lebih dari enam bulan berturut-turut, dibandingkan dengan anak seusianya, dapat didiagnosa menderita ADHD. Gejala ini biasanya muncul sebelum si anak berusia enam tahun. (Baca lengkapnya dengan melakukan Click pada Judul Artikel di atas)


Leave a comment