Sumber Asli, atau kelanjutan artikel ini, silakan klik langsung pada judul di bawah ini:

Komplikasi Pilek pada Bayi dan Anak

1
Image of Komplikasi Pilek pada Bayi dan Anak


Komplikasi Pilek pada Bayi dan Anak



Batuk & Pilek seringkali diangggap bukan gangguan kesehatan yang serius. Bahkan banyak orang tua yang mengabaikan penyakit ini, jika bayi atau anak tidak samapi demam.



Namun, jika bayi dan anak ibu mengalami batuk dan pilek selama seminggu atau lebih, dan gejalanya memburuk, ada baiknya ibu segera berkonsultasi ke dokter. Virus flu dapat menyebabkan komplikasi penyakit seperti:



1. Pneumonia



Pneumonia dapat terjadi ketika virus flu masuk ke dalam paru-paru. Gejala pneumonia antara lain: muncul demam setelah sakit flu selama satu minggu, batuknya bertambah parah, rasa sakit di dada, nafas berbunyi, pernafasan terganggu, menjadi lebih rewel dan bertingkah tidak seperti biasanya. Bayi dan anak yang menderita asma, memiliki resiko lebih tinggi mengalami komplikasi ini. Segera di bawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan & beristilahatlah yang cukup.



2. Infeksi Telinga



Setelah bayi atau anak ibu pilek, kemudian muncul deman sampai kesulitan tidur di malam hari, bisa jadi ini merupakan tanda-tanda infeksi telinga. Flu dapat mengakibatkan radang pada jalur pernafasan dan menyebabkan tertutupnya pipa eustachia (saluran yang menyalurkan cairan di telinga). Jika cairan terhalang, bakteri bisa berkembang dan menyebabkan infeksi telinga.



3. Infeksi Sinus



Infeksi dapat juga terjani di sinus, yaitu rongga yang menghubungkan hidung dengan batok kepala. Sama seperti infeksi telinga, ada cairan yang ‘terjebak’ di sana. Gejala-gejala yang perlu diamati adalah: demam, hidung tersumbat, batuk yang tak kunjung sembuh, nafas bau, kelopak mata bengkak, atau sakit kepala.



4. Croup



Virus flu dapat menyebabkan radang di pangkal tenggorokan (laring) dan batang tenggorokan (trakea), radang ini disebut ‘croup’. Anak akan terlihat megap-megap, mengeluarkan bunyi saat bernafas dan menangis parau di antara batuk. Jika anak kelihatan sulit bernafas, yang dapat ibu lakukan adalah: bawa anak keluar rumah untuk menghirup udara dingin atau memandikan dengan air hangat. Jika anak masih terlihat kesulitan bernafas, segera bawa ke dokter, mungkin diperlukan perawatan dengan steroid atau epinefrin untuk mengurangi radang di tenggorokan.



sumber: bayibalita.com

Posted by melanie 356 days ago in penyakit-kelainan  |  bayibalita.com
 

Who Voted

melanie  

Leave a comment