<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title>Bunda Zone</title>
<atom:link href="http://bundazone.com/rss/" rel="self" type="application/rss+xml" />
<link>http://bundazone.com/</link>
<description>Stories posted in bermain</description>
<language>en-us</language>
<pubDate>Tue, 22 May 2012 11:54:21 +0700</pubDate>
<item>
<title>Permainan Anak yang Aman dan Mendidik</title>
<link>http://bundazone.com/bermain/permainan-anak-yang-aman-dan-mendidik/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	Bermain merupakan cara yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar tentang apa saja yang bisa mereka kerjakan di sekitar mereka. Permainan dan mainan yang sesuai dengan perkembangan anak-anak akan mendorongnya berlatih dan memberikan kesenangan.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Permainan adalah suatu pekerjaan yang penuh kesungguhan hati dan timbul dari kodratnya. Anak-anak sehat tentu suka <a href="http://bayibalita.com/2010/07/bermain-merangsang-perkembangan-indera-balita/" target="_blank" title="bermain merangsang perkembangan indera balita">bermain</a> sedangkan anak yang tidak suka bermain mungkin tidak berbadan sehat.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Saat memberikan mainan bagi anak-anak, orangtua harus mencarikan permainan yang tepat dan sesuai dengan umurnya.&amp;nbsp; Syarat <a href="http://bayibalita.com/2010/07/tips-memilih-mainan-untuk-anak/" target="_blank" title="tips memilih mainan untuk anak">mainan</a> anak adalah :</p>
<ul>
	<li style="text-align: justify;">
		Mainan terbuat dari bahan yang aman</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Tidak boleh ada bagian yang tajam sehingga bisa melukai</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Mudah dicuci dan tidak mengandung bagian yang mudah terlepas</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Memiliki warna-warna tua dan mencolok</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
	Umur 3-4 bulan. Bayi mulai diberi mainan misalnya bola rajutan dengan warna-warna yang mencolok, mainan dengan bunyi-bunyian.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Umur 5-6 bulan. Bayi yang sudah pandai memegang dan meraba-raba diberi mainan agar bisa memegang dan meraba misalnya benda dari karet atau kain.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Umur 7-9 bulan. Gerakan jari-jari bayi sudah lebih bisa dikuasai sehingga bayi bisa memegang dan menarik-narik segala sesuatu yang dekat dengannya. Berilah kubus-kubus balok dari kayu yang beraneka warna, bola, binatang-binatang dari kain yang ditaruh dalam box.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Umur 10-12 bulan. Anak mulai belajar jalan sejauh beberapa langkah. Berilah permainan yang bisa bergerak agar ia dapat menarik mainan tersebut. Contohnya mobil-mobilan, kereta-keretaan atau bola karet yang bisa dilempar.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Umur 1-2 tahun. Anak sudah pandai berjalan dan berlari kecil serta sudah memiliki keinginan untuk <a href="http://bayibalita.com/2010/08/bagaimana-mengetahui-bayi-sudah-mendapatkan-cukup-asi-kenyang/" target="_blank" title="bagaimana mengetahui bayi sudah mendapatkan cukup asi kenyang">mengetahui</a> apa saja yang ada disekitarnya sehingga ia senang sekali membongkar laci atau lemari. Berilah mainan kotak yang berisi baju, balok-balok kecil atau perkakas rumah tangga berbentuk kecil seperti meja, kursi, sapu dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Umur 3 tahun. Kubus-kubus balok beraneka warna, kotak berisi kertas berwarna dan pensil warna sangat menarik perhatian anak pada umur 3-4 tahun. Kesempatan-kesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan dan mengadakan percobaan dengan keterampilan baru akan menolong dalam belajar dan menghiburnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Lakukan hal berikut ini untuk mendapatkan lingkungan aman untuk anak :</p>
<ul>
	<li style="text-align: justify;">
		Menyimpan alat pembersih rumah tangga, obat-obatan jauh dari jangkauan anak, lebih baik tersimpan dalam lemari yang terkunci.</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Menutup lubang saluran listrik</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Simpan kabel pemasak air jauh dari jangkauan anak atau gunakan pemasak air tanpa kabel</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Jauhkan barang-barang berbahaya dari jangkauan anak</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Pagari benda berbahaya seperti kolam renang, api, alat pemanas dan tangga</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
	sumber: bayibalita.com</p> ]]></description>
<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 21:47:15 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/bermain/permainan-anak-yang-aman-dan-mendidik/</guid>
</item>
<item>
<title>Permainan Klasik untuk Kecerdasan si Kecil</title>
<link>http://bundazone.com/bermain/permainan-klasik-untuk-kecerdasan-si-kecil/</link>
<description><![CDATA[ Siapa yang tidak mengenal permainan cilukba, permainan yang mungkin dimainkan oleh setiap anak bersama orangtua nya. Meski klasik dan terdengar sepele, permainan ini ternyata bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan dan kemampuan bersosialisasi si kecil loh. Berikut 5 jenis permainan klasik yang berguna untuk si kecil, yuks kita simak.
	<p>
		<b>Cilukba</b>
		Memasuki usia 4-5 bulan bayi anda sudah mulai bisa diajak bermain cilukba. Lucunya melihat ia cekikikan saat wajah anda muncul dari balik tangan. Saat usianya memasuki 6-8 bulan si kecil, akan mulai ikut bermain, bukan hanya melihat wajah anda muncul dibalik tangan, diusia ini si kecil sudah bisa menyembunyikan wajahnya lalu tertawa ceria saat melihat mata anda.
		<b>Manfaat:</b>
		Lewat permainan cilukba, bayi anda akan mulai belajar tentang objek permanen, bahwa benda akan tetap anda bahkan setelah menghlang dari pandangan. unsur kejutan juga menjadi daya tarik sendiri bagi mereka. Anda menghilang kemudian muncul kembali merupakan hal menarik baginya dan akan membantunya mengurangi rasa khawatir akan perpisahan dengan anda kelak.
		<b>Agar lebih baik:</b>
		Agar si kecil memperoleh manfaat yang lebih baik dari bermain cilukba, bentangkan selimut diantara anda dan si kecil, sehingga untuk melihat anda ia harus terlebih dahulu berfikir untuk memindahkan selimut, meraih, lalu menariknya. Cara ini berguna untuk menambah pelajaran mengontrol tubuh.</p>
	<p>
		<b>Bernyanyi dengan tepuk tangan</b>
		Kegiatan bernyanyi sambil bertepuk tangan ternyata juga berguna untuk kecerdasan si kecil. Pangku si kecil lalu bernyanyilah sambil menepukkan kedua tangannya. Mendekati usia 8-9 bulan ia akan mulai bisa bertepuk tangan sendiri.
		<b>Manfaat:</b>
		Lewat permainan ini, si kecil akan diajak untuk melatih ritme sekaligus koordinasi. Saat si kecil sudah bisa duduk sendiri, dia akan lebih terlibat dalam permainan ini, serta meningkatkan keseimbangan dan kemampuannya untuk fokus.
		<b>Agar lebih baik:</b>
		Ajarkan si kecil untk menyilangkan tangan kirinya ke arah kiri anda, dan tangan kanannya ke arah kanan anda. Latihan ini berguna untuk meningkatkan kemampuan motorik kompleks nya, satu hal yang harus sudah ia kuasai mendekati usia pertamanya.</p>
	<p>
		<b>Bermain di pangkuan</b>
		Saat si kecil sudah mampu mendongakkan kepala, dudukkan ia dipangkuan anda, lalu goyangkan tubuhnya sambil bernyanyi atau berpuisi.&amp;nbsp; Di bagian akhir laut, kejutkan si kecil dengan menurunkan tubuhnya secara tiba-tiba.
		<b>Manfaat:</b>
		Permainan ini mengekspos pada peningkatan kemampuan bahasa anak. Semakin banyak lagu atau kata-kata puisi yang didengar anak semakin baik ia akan memahami komunikasi.
		<b>Agar lebih baik:</b>
		Seiring dengan bertambahnya usia anak, mereka akan mulai mengantisipasi kata berikut setelah rima. Hal ini menandakan bahwa kecerdasan rekognisi atau kemampuan mengingat, memproses, dan mengadaptasi, serta mengalami si kecil semakin meningkat.
		
		<b> Di mana hidungmu?</b>
		Meski permainan ini bisa dimulai sejak bayi anda masih kecil sekali, namun anda baru bisa melihat si kecil mau ikut serta di usia 3 atau 4 bulan. Pertama-tama mulailah dengan hal sederhana, misalnya tanyakan &amp;quot;dimana hidungmu?&amp;quot; lalu tunju dan bilang &amp;quot;itu dia!&amp;quot; Ulangi beberapa kali sebelum mengucapkan bagian tubuh yang lain.
		<b>Manfaat:</b>
		Dengan permainan ini bayi anda akan mengeksplorasi dunia dengan mengenali dirinya sendiri.
		<b>Agar lebih baik:</b>
		Saat bayi anda mulai merespon permainan itu, itu berarti bahwa ia mulai mengerti bahwa benda memiliki nama. Pertama mungkin ia menunjukkan ketertarikan pada anda dengan menunjuk hidung anda. Dalam waktu cepat, dia akan bisa mengikuti permainan, yang menandakan bahwa dirinya sedang membangun citra diri sendiri, seiring dengan koordinasi dan rasa percaya dirinya yang sedang tumbuh.</p>
	<p>
		<b>Meniru suara hewan</b>
		Anak kecil selalu tertarik dengan suara hewan. Manfaatkan ketertarikan mereka lewat permainan ini. Pertama-tama tanyakan pertanyaan mengenai ragam binatang, lalu jawablah sendiri sambil menirukan suara hewan-hewan tersebut. Suara itu akan membuat mereka tertarik sekaligus belajar tentang ragam binatang. Di usia 4-5 bulan, dia akan mencoba menirukan suara tersebut.
		<b>Manfaat:</b>
		Permainan ini mengajarkan anak menirukan segala hal di sekitarnya. Ketika anda merespon hasil tiruannya, si kecil sadar dia berhasil menarik perhatian anda, dan menemukan bahwa tindakannya mendapat respon.
		<b>Agar lebih baik:</b>
		Agar permainan ini lebih manfaat, tunjukkan gambar binatang yang anda tirukan suaranya, misalnya kucing, sambil mengeong.</p>


	&amp;nbsp;

	&amp;nbsp;

	&amp;nbsp;

	(dikutip dari majalah Parents Indonesia) ]]></description>
<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 22:50:27 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/bermain/permainan-klasik-untuk-kecerdasan-si-kecil/</guid>
</item>
<item>
<title>Memilih Mainan yang Tepat untuk Bayi</title>
<link>http://bundazone.com/bermain/memilih-mainan-yang-tepat-untuk-bayi/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	Begitu banyaknya mainan di toko seringkali membuat anda bingung memilih mainan yang sesuai dengan usia anak anda. Memilih mainan untuk bayi adalah salah satu hal yang membutuhkan pertimbangan yang tepat, salah-salah mainan tersebut justru berbahaya bagi bayi anda. Pada bayi usia dibawah satu tahun mainan yang dibutuhkan adalah yang bisa membuat anak anda belajar tentang dunianya melalui berbagai pengalaman sensorik. Panduan mainan dibawah ini bisa mejadi masukan anda dalam memilih mainan untuk bayi anda.
	
	<b> Mainan gantung crib</b>
	Salah satu mainan pertama bagi bayi yaitu mainan yang biasa di gantung atau di tempelkan di crib bayi anda. Mainan tersebut bisa berupa irama musik, dan maca-macam gantungan berawarna-warni serta berbentuk lucu. Mainan ini akan menarik bayi anda untuk mengenal warna dan suara untuk pertamakalinya. Pastikan anda melepas mainan ini begitu bayi anda sudah mulai bisa duduk, agar ia tidak berusaha untuk meraihnya yang bisa menyebabkannya terluka.</p>
<p>
	<b>Teething ring dan rattle</b>
	Berikan bayi anda mainan rattle yang bisa di gelangkan di lengannya, sehingga saat lengannya bergerak, ia bisa mendengar suara dari rattle nya. Saat bayi anda sudah bisa menggenggam, ganti gelang rattle nya dengan rattle genggam atau anda juga bisa memberinya teething ring. Warna-warna cerah dari rattle akan menarik keingintahuan bayi anda. Teething ring juga terdiri dari bermacam-macam bahan yaitu dari bahan halus dan plastik, bereksperimen lah dengan bermacam-macam teething ring dan rattle yang berbeda untuk mencari yang mana yang paling disukai bayi anda.</p>
<p>
	<b>Activity center</b>
	Activity center bisa menghibur bayi selama berjam-jam. Bagi newborn, activity gym dan play mat dapat menjadi tempat aman untuk bermain sekaligus merupakan benda yang menarik perhatian si kecil. Activity Gym juga bisa menjadi tempat bayi anda berlatih tummy time. Dan ketika bayi anda sudah mulai bisa duduk. Mainan ini akan membuat bayi anda anteng bermain dengan macam-macam mainan yang ada dihadapannya.</p>
<p>
	<b>Soft toys</b>
	Bayi sangat menyukai bermain dengsn soft toy, dimana ia bisa memegang dan menyentuhnya dengan nyaman. Beberapa soft toy bahkan bisa mengeluarkan bunyi-bunyian yang disukai si kecil. Mainan soft toy ada juga yang bisa di pasang di car seat atau stroller.</p>
<p>
	<b>Mainan musikal</b>
	Musik memberikan daya tarik tersendiri bagi bayi. Mainan yang bisa mengeluarkan musik akan sangat di sukai bayi anda. Karena akan diperdengarkan berulang-ulang, jadi pilihlah musik yang tidak membosankan seperti musik-musik klasik dari Mozart dan sebagainya.
	
	<b> Mainan balok pasang</b>
	Saat bayi anda mulai bisa duduk, mainan balok pasang bisa jadi pilihan anda untuknya. Ia akan senang sekali bermain balok pasang baik yang terbuat dari plastik, maupun soft block dari bahan kain. Warna-warna yang menarik dari balok-balok pasang juga bisa menarik perhatiannya.
	
	<b> Buku</b>
	Membiasakan membaca buku sejak dini pada bayi sangat baik dilakukan. Mulailah dengan membelikannya koleksi buku-buku dongeng bergambar. Pilihlah buku berbahan karton kera, plastik atau kain, mengingat bayi seringkali memakan apapun yang dipegangnya. Jika ia sudah lebih besar baru anda membeli buku-buku berbahan kertas biasa.</p>
<p>
	Selamat bermain dengan si kecil mom!.</p>
<p>
	
	(Diadaptasi dari <a href="http://modernmom.com/" title="http://modernmom.com">http://modernmom.com</a>)</p> ]]></description>
<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 20:09:40 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/bermain/memilih-mainan-yang-tepat-untuk-bayi/</guid>
</item>
<item>
<title>Manfaat Hewan Piaraan bagi Anak Anda</title>
<link>http://bundazone.com/bermain/manfaat-hewan-piaraan-bagi-anak-anda/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	nak-anak dan hewan piaraan bisa membentuk hubungan erat yang luar biasa. Terlepas dari hubungan pertemanan yang terjadi antara si kecil dan hewan piaraannya, ada beberapa manfaat lain yang akan diperoleh anak dari hewan piaraannya.</p>
<p>
	<b>Mengajarkan tanggungjawab</b>
	Memelihara hewan piaraan akan membuat si kecil belajar untuk mengembangkan sikap tanggungjawab. Si kecil akan belajar tentang kehidupan, bahwa untuk dapat hidup dan sehat setiap hewan harus makan, minum, dan bergerak.</p>
<p>
	Ikan adalah hewan piaraan pertama yang terbaik untuk si kecil, karena akan membuat ia lebih aktif untuk memberi makan ikannya secara teratur. Sementara hewan seperti kucing atau anjing bisa membawa kebersamaan antara anda dan anak anak anda melalui berbagai aktifitas seperti mengajak anjing anda jalan-jalan, serta mengajak anak anda menyiapkan makanan untuk anjing atau kucingnya bersama anda.
	
	<b> Hewan piaraan adalah sahabat anak</b>
	Anak akan mencari binatang piaraannya saat ia membutuhkan teman bermain atau sekedar berbagi, sebagai pemberi semangat atau sebagai pelindung mereka. Bahkan sebuah studi mengungkapkan bahwa hewan piaraan seringkali sama pentingnya dengan orangtua, kakak, keluarga, guru dan sahabat bagi anak anda. Studi tersebut menyatakan bahwa anjing adalah sabahat terbaik anak-anak.</p>
<p>
	Hewan piaraan tidak akan menghakimi atau marah dengan anak anda bahkan saat ia bertingkah menyebalkan. Hal tersebut berguna untuk meningkatkan self esteem mereka. Bahkan, anak-anak cenderung mempercayakan rahasia dan pikiran-pikiran pribadinya untuk diceritakan pada hewan piaraannya.
	
	<b> Hewan piaraan sebagai obat</b>
	Hewan piaraan membantu anak mengembangkan keberanian dan kemampuan sosial nya. Mengembangkan perasaan positif pada hewan piaraan dapat mengobati self-esteemnya serta mambantu meningkatkan komunikasi non-verbal dan sikap empatinya. Sebuah studi pada anak sekolah mengungkapkan bahwa mereka yang mempunyai hewan piaraan cenderung lebih populer diantara teman-temannya serta labih memiliki empati dibandingkan mereka yang tidak punya hewan piaraan.</p>
<p>
	<b>Hewan piaraan memberi pelajaran hidup</b>
	Hewan piaraan sering kali memberikan pelajaran pertama pada anak anda tentang kematian dan perasaan kehilangan. Hewan piaraan juga mengajarkan tentang kesehatan dan sakit pada anak anda. Mengajak anak anda ke dokter hewan untuk memeriksa hewan piaraannya yang sakit memberinya pelajaran bahwa bahkan hewan piaraan juga membutuhkan perawatan kesehatan yang baik pula. Hewan piaraan juga mengajarkan perlunya rasa hormat terhadap mahkluk hidup lain pada anak anda.</p>
<p>
	Hewan piaraan membawa kegembiraan
	Hewan piaraan memberikan rasa kasih sayang tanpa syarat, kesetiaan, dan rasa nyaman pada anak anda. Kegiatan berjalan-jalan dengan hewan piaran juga akan memberi manfaat secara fisik pada anak anda. Tugas memandikan anjing atau menyikat bulu kucing piaraan akan menjadi aktifitas yang menyenangkan untuk anak anda.
	
	<b> Hewan piaraan membuat anak berlatih fisik</b>
	Aktifitas fisik akan memberi manfaat sosial, mental, dan fisik pada anak anda. untuk memaksimalkan manfaat ini sangat penting untuk membiasakan anak anda melakukan aktifitas fisik dengan bantuan hewan piaraannya serta mengurangi kebiasaan bermalas-malasan dan berdiam diri dirumah. Sebagai contoh, memiliki hewan piaraan dapat membantu anak untuk lebih aktif melakukan aktifitas fisik diluar yang berguna untuk mengurangi obesitas pada anak.
	
	<b> Hewan piaraan mengurangi resiko alergi</b>
	Keberadaan hewan piaraan dirumah anda sejak dini dapat meningkatkan sistem imun anak anda, sehingga ia tidak mudah sensitif terhadap alergi dan asma dikemudian hari.</p>
<p>
	Meski manfaat memelihara hewan piaraan sedemikian banyaknya bagi anak anda, namun pastikan anda senantiasa mengawasi anak anda dan hewan piaraannya. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan nantinya.</p> ]]></description>
<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 19:42:55 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/bermain/manfaat-hewan-piaraan-bagi-anak-anda/</guid>
</item>
<item>
<title>5 Ide Bermain Spontan</title>
<link>http://bundazone.com/bermain/5-ide-bermain-spontan/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	Ide bermain datang, bahkan di saat-saat tak diatur. Di depan cermin, saat mandi, selagi makan, bahkan ketika sakit di tempat tidur. Bermain bisa di mana saja, balita pun senang!
	&amp;nbsp;
	<span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 51, 153);">Di Depan Cermin kamar mandi.</span>
	<span style="font-weight: bold;">Ide bermain:</span> &amp;ldquo;Melukis Kaca&amp;rdquo; &amp;ndash; Buka mulut, embuskan napas beberapa kali hingga embun terkumpul di kaca. Atau, jika mandi pakai air panas, embun otomatis akan terkumpul di kaca. Dengan jari, ajak balita menggambar hati, <span style="font-style: italic;">happy face</span>, atau apa saja di atas embun.
	<span style="font-weight: bold;">Manfaat:</span> <a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bermain+dan+Permainan/biarkan.imajinasi.balita.melambung/001/003/66/3/4" target="" title="">Menggali imajinasi</a>, <a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bermain+dan+Permainan/meningkatkan.keterampilan.motorik.halus/001/003/157/1/4" target="" title="">motorik halus</a>, dan mengenalkan ilmu pengetahuan sederhana.
	
	<span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 51, 153);">Mandi.</span>
	<span style="font-weight: bold;">Ide bermain:</span> &amp;ldquo;Tarian Handuk&amp;rdquo;- Taruh handuk ukuran tidak terlalu besar di kepala, bahu atau disampirkan di leher. Atau, putar-putar handuk ke kiri dan ke kanan, lempar ke atas dan tangkap, lilit handuk menyerupai ular, lalu gerakkan tubuh sambil menyanyikan lagu <span style="font-style: italic;">Bangun Tidur </span>atau lagu apa saja yang disukai anak.
	<span style="font-weight: bold;">Manfaat:</span> Menggali imajinasi, <a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bermain+dan+Permainan/merangsang.motorik.kasar/001/003/156/1/4" target="" title="">melatih motorik kasar</a>, dan mengasah emosi.
	
	<span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 51, 153);">Makan.</span>
	<span style="font-weight: bold;">Ide bermain:</span> &amp;ldquo;Air atau Darat?&amp;rdquo; &amp;ndash; Saat menikmati sayuran, minta anak menebak, sayuran berasal dari air atau darat. Lakukan juga saat makan ikan, daging dan sebagainya.
	<span style="font-weight: bold;">Manfaat:</span> Mengenalkan pengetahuan dan jenis makanan.
	
	<span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 51, 153);">Di Tempat Tidur.</span>
	<span style="font-weight: bold;">Ide bermain:</span> &amp;ldquo;Laju Perahuku&amp;rdquo; &amp;ndash; Ajak balita di atas guling, minta dia menggerakkan kedua tangan untuk &amp;lsquo;mendayung&amp;rsquo; seperti saat berperahu. Goyangkan tubuh ke kiri dan ke kanan, kadang-kadang berteriak, &amp;ldquo;Awas ombak besar! Basah, deh!&amp;rdquo; Bisa juga katakan, &amp;ldquo;Sssstt, pelan-pelan mendayungnya, di sana ada ikan duyung sedang bermain. Halo ikan duyung, numpang lewat ya&amp;hellip;&amp;rdquo;
	<span style="font-weight: bold;">Manfaat:</span> Mengasah imajinasi dan motorik halus.
	
	<span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 51, 153);">Sedang Sakit Pilek</span>
	<span style="font-weight: bold;">Ide bermain:</span> &amp;ldquo;Tisu Lipat Lucu&amp;rdquo; &amp;ndash; Saat dia pilek dengan satu boks tisu di sampingnya, jadikan tisu menjadi bentuk-bentuk lucu. Pastikan kedua tangan bersih sebelum melakukannya. Ajak anak melipat tisu menjadi segi empat, segi panjang, segi tiga, perahu, bola, dan biarkan dia melipat sesuai keinginannya.
	<span style="font-weight: bold;">Manfaat: </span>Mengasah imajinasi, motorik halus dan <a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bermain+dan+Permainan/buku.bertekstur/001/003/34/1/4" target="" title="">mengenal bentuk</a>.</p> ]]></description>
<pubDate>Tue, 19 Apr 2011 14:51:48 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/bermain/5-ide-bermain-spontan/</guid>
</item>
<item>
<title>Asah Kecerdasan dengan Permainan Pertukangan</title>
<link>http://bundazone.com/bermain/asah-kecerdasan-dengan-permainan-pertukangan/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	<strong>Melalui permainan, balita bisa mengasah ketrampilan motorik halusnya. Anda bisa mengenalkan permainan perkakas seperti mur-baut, palu dan balok pada balita Anda. </strong>
	
	<strong>Bermain konstruktif</strong>. Tak berbeda jauh dengan balok susun atau puzzle, mainan pertukangan termasuk ke dalam mainan konstruktif. Anak-anak bebas berkreasi, mau disambung di ujung, di bagian tengah atas atau bawah. Biasanya mainan pertukangan terdiri dari bagian yang dapat disambung dengan mur atau sekrup. Bahan pembuatnya bisa berupa kayu, plastik atau logam tipis.
	
	Mainan pertukangan sederhana bisa dimainkan oleh bayi, yang bentuk bentuknya besar, ringan dan terbuat dari bahan lembut. Untuk balita, bentuknya lebih kecil, dan jumlah perkakasnya lebih banyak. Semakin tambah usia, bentuknya semakin rumit bentuknya dan ukurannya semakin mirip perkakas sesungguhnya.
	
	Bermain dengan perkakas dalam bermain pura-pura tak hanya memberi kesempatan pada anak untuk belajar kehidupan nyata melalui permainan. Anda juga dapat melatihnya rasa tanggung jawab, misalnya untuk membereskannya kembali ke dalam kotak perkakas mainan, selain tentunya mengasah ketrampilan motorik halus dan koordinasi.
	
	<strong>Perlu hati-hati. </strong>Meskipun mainan jenis ini direkomendasikan para ahli perkembangan untuk mengasah kecerdasan, ketrampilan dan kreativitas, namun orang tua balita tetap harus hati-hati. Letakkan mainan jenis ini secara terpisah dari mainan lain, kalau bisa diletakkan di kotak khusus. Selain demi kerapihan, juga demi keamanan.
	
	Demikian pula pada saat memainkannya. Orang tua sebaiknya mensupervisi si balita, dengan mencontohkan cara main yang tepat agar aman sekaligus mengenalkan sisi menyenangkan dari permainan ini.
	
	Cara mengoptimalkan manfaat mainan pertukangan antara lain dengan memberikan gagasan konstruksi yang hendak disusun, atau apabila digunakan sebagai alat untuk bermain pura-pura, Anda dapat mengkreasi skenario permainan yang beraneka bersamanya. Seperti, kisah mobil atau bus yang mogok, atau membetulkan rumah.
	
	Anda sebaiknya juga memperhatikan tahapan pengenalan mainan pertukangan ini. Sesuaikan usia dan tingkat ketrampilan balita dengan jenis yang Anda tawarkan. Sebaiknya, perkakas mainan yang terlalu kecil tidak diberikan kepada si anak, apalagi yang terbuat dari bahan yang terlampau keras.
	
	Demikian pula, apabila Anda telah mengenalkan mainan jenis ini dalam bentuk yang paling sederhana, lanjutkan dengan bentuk yang lebih kompleks di tahapan usia berikutnya. Perlu Anda ketahui mainan jenis ini bukan hanya untuk anak laki-laki. Anak-anak perempuan pun suka mainan semacam ini.</p> ]]></description>
<pubDate>Mon, 18 Apr 2011 16:03:36 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/bermain/asah-kecerdasan-dengan-permainan-pertukangan/</guid>
</item>
<item>
<title>Permainan kreatif untuk si Bayi</title>
<link>http://bundazone.com/bermain/permainan-kreatif-untuk-si-bayi/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size:14px;"><strong>USIA 6-12 BULAN</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size:14px;">Diusia 6-12 bulan, tahap perkembangan motorik kasar pada anak yang ditandai dengan kemampuan untuk duduk, merangkak, berdiri dan mulai untuk berjalan.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size:14px;">Sedangkan untuk motorik halusnya ditandai dengan kemampuan anak untuk meraih, memegang dan menggenggam. Disamping itu kemampuan kognitifnya pun semakin berkembang dengan ia mulai tertarik untuk mengenali dirinya dan lingkungan sekitarnya.Untuk meningkatkan dan mengoptimalkan perkembangan dan pertumbuhan tersebut maka kita dapat menstimulasi nya dengan permainan-permainan yang disesuaikan dengan usianya.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size:14px;">Adapun permainan yang dapat anda coba di usia ini adalah :</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size:14px;"><strong>1. RAIH GENGGAM</strong>
	Anak sangat senang dengan mainan yang berwarna-warna cerah, untuk melatih otot-otot nya dan kemampuannya untuk meraih dan menggenggam, dekatkan mainan tersebut ke anak sehingga ia tertarik untuk meraih dan mengambilnya. Permainan ini juga dapat diberikan pada saat anak belajar merangkak.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size:14px;"><strong>2. KAPAL TERBANG</strong>
	Pada usia ini, bayi dapat anda telungkupkan dia tangan anda dan ayun dia perlahan seolah-olah dia sedang naik kapal terbang. Gerakan ini tentu akan membuatnya senang dan tertawa riang. Permainan ini untuk menguatkan otot punggung dan leher.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size:14px;"><strong>3. CI LUK BA</strong>
	Permainan Ci Luk Ba ini sangat sederhana namun sangat disukai anak-anak. Dia akan mencari wajah anda pada saat anda tutup muka anda dengan tangan dan akan tertawa pada saat anda membuka tangan untuk membuka wajah anda.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size:14px;"><strong>4. BERENANG</strong>
	Di usia 6 bulan anak-anak sudah bisa diajak berenang, untuk itu persiapkan ban renang (yang dilingkarkan di leher anak), bola renang. Ajak anak untuk menggerak-gerakkan kaki dan tangannya dia air.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size:14px;"><strong>5. SUSUN BALOK</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size:14px;"><strong>6. BERMAIN DENGAN MAINAN</strong>
	Untuk permainan yang menggunakan mainan seperti bola ataupun boneka sebaiknya perhatikan beberapa hal :
	- Pilihlah dengan warna terang sehingga dia tertarik untuk memainkannya.
	- Ukurannya jangan terlalu kecil karena dapat tertelan oleh si anak karena diusia ini dia belum dapat membedakan mana mainan dan mana makanan
	- Pilih mainan yang dapat digigit tanpa membahayakannya.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size:14px;">Masih banyak permainan lain yang dapat dilakukan agar si kecil senang dan melatih motoriknya. Selamat mencoba mom..</span></p> ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 17:05:52 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/bermain/permainan-kreatif-untuk-si-bayi/</guid>
</item>
<item>
<title>Membuat Mainan Sendiri</title>
<link>http://bundazone.com/bermain/membuat-mainan-sendiri/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	Tahukah anda bahwa kita sendiripun dapat membuat mainan sendiri? Kita dapat menggunakan bahan yang murah bahkan bahan yang ada dirumah untuk membuat mainan, kegiatan ini bahkan sangat ampuh untuk mengembangkan dan mengasah kreatifitas anak, bahan-bahan itu adalah:</p>
<p>
	1. Kertas
	Dari kertas kita dapat membuat macam-macam mainan. <a href="http://bermainsambilbelajar.com/?p=28">Origami </a>salah satunya. Kita dapat membuat mainan kapal-kapalan, topi dan sebagainya. Setelah mainan selesai kita dapat menghiasnya dengan menggunakan cat air atau pinsil warna, dapat juga dengan menempelkan kertas warna-warni.</p>
<p>
	2. Dus
	Dus bekas kotak susu dapat dijadikan mainan multifungsi. Kita bungkus dengan fancy paper, dapat dijadikan tas mainan dengan memberinya tali atau kalau banyak dapat digunakan untuk membuat balok-balok warna-warni berukuran besar.</p>
<p>
	3. Kain
	Kain-kain bisa digunakan untuk membuat boneka-boneka tangan. Tentu ini tidak dapat dilakukan si kecil sendiri. Buatlah boneka jari sederhana, dan berceritalah dengan si kecil tentu akan membuatnya senang.</p>
<p>
	4. Kertas Karton
	Kita dapat membuat puzzle yang kita inginkan dari karton. Tempelkan gambar yang anak anda sukai kemudian guntinglah gambar tersebut, ukuran guntingan bisa disesuaikan dengan kondisi si anak. Ukuran besar atau kecilnya potongan dapat disesuaikan dengan kondisi anak. Anak yang bukan tipe penyabar tentu akan membutuhkan potongan puzzle dengan ukuran yang agak besar.</p>
<p>
	5. Kancing
	Untuk anak yang sudah lebih besar, anak TK atau SD anda dapat menggunakan bahan lain yang lebih kecil ukurannya. Kancing msalnya dapat kita tempel sehingga menjadi kolase atau bila dikombinasi dengan manik-manik dapat menghasilkan kalung atau gelang.</p>
<p>
	6. Tepung
	Membuat dough sendiri? Anda dapat mebuat dough dari tepung dan mencampurnya dengan sedikit air dan pewarna makanan kemudian mendidihkannya diatas api. Namun dough ini hanya dapat bertahan dalam beberapa jam saja karena adonan dapat menjadi keras.</p>
<p>
	Diatas adalah baru sebagian kecil bahan yang dapat anda manfaatkan untuk membuat mainan. Tentu bantuan orang tua atau pengasuh diperlukan untuk kegiatan yang bersifat membahayakan anak, misalnya ketika membuat dough sendiri (perlu api untuk mengentalkan adonan). Untuk anak yang masih batita (toddler) sebenarnya memilih barang dirumah yang dapat dijadikan mainan tentu lebih mudah karena batita hanya memerlukan bentuk barang yang utuh berukuran besar seperti mangkok atau piring plastik. Selain bahan diatas mungkin anda bisa memanfaatkan bahan lain yang ada dirumah anda sendiri.
	Semua dapat dimanfaatkan tergantung dari kreatifitas anda. Terlebih lagi jika kita ikut mendampingi anak dan membuatnya bersama-sama, tentu akan membuat anak anda merasa senang.</p> ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 Apr 2011 15:58:48 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/bermain/membuat-mainan-sendiri/</guid>
</item>
<item>
<title>Mainan Membentuk Karakter si Anak</title>
<link>http://bundazone.com/bermain/mainan-membentuk-karakter-si-anak/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size: 14px;">Kita tentu masih ingat bagaimana kita sangat tertarik pada sesuatu yang baru ketika kita masih kecil. Rasa ingin tahu yang besar pada anak, membuat seorang anak akan terus mencoba dan memahami apa yang ada disekitarnya. Segala hal yang terlihat menarik bagi anak akan membuat rasa penasaran yang besar pada anak, tanpa tahu hal tersebut baik atau tidak bagi mereka. Pengawasan orang tua sangat penting disini untuk membantu anak memahami apa yang mereka temukan.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size: 14px;"><a href="http://www.balita-anda.com/fatherhood/824-cara-mendidik-anak.html" title="mendidik sambil bermain"><strong>Bermain</strong></a> juga merupakan salah satu proses pendalaman karater sejak dini pada anak. Saat bermain, anak akan mengenal instrument-intrument (mainan) yang digunakan sehingga membuat anak mengerti fungsi dari instrument tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size: 14px;"><em>Bagaimana memilih mainan pada anak???</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size: 14px;">Memilih mainan pada anak diperlukan untuk mengarahkan anak pada hal positif. Kita perlu mempertimbangkannya dari beberapa faktor, seperti: <em><strong>j</strong><strong>enis kelamin, usia, dan tingkah laku atau bakat anak</strong></em>. Karena itulah orang tua harus selalu mengawasi perkembangan anaknya. <strong> Jenis Kelamin</strong></span></p>
<p>
	<span style="font-size: 14px;"><img alt="www.balita-anda.com-mainan_beruang" height="128" src="http://www.balita-anda.com/images/stories/artikel/www.balita-anda.com-mainan_beruang.jpg" style="margin: 0px 10px; float: left; text-align: justify;" width="109" /></span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size: 14px;"><strong>Anak perempuan</strong> cenderung lebih memilih mainan yang bersifat lembut dan penuh kasih sayang untuk dimainkan, seperti <strong>boneka, alat-alat masak mainan dari plastik atau hiasan-hiasan kecil yang berwarna warni</strong>. </span></p>
<p style="text-align: justify;">
	&amp;nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">
	&amp;nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size: 14px;">Sedangkan <strong>anak laki-laki</strong> biasanya lebih memilih mainan yang bersifat tangkas, aktif, menantang, dan tentu saja menarik bagi mereka, seperti: <strong>robot dengan remote kontrol, pistol-pistolan, mobil-mobilan</strong>, dan lain-lain.</span></p>
<p>
	<span style="font-size: 14px;"><img alt="www.balita-anda.com-mainan_pistol_air" class="alignright" height="96" src="http://www.balita-anda.com/images/stories/artikel/www.balita-anda.com-mainan_pistol_air.jpg" style="margin: 0px 10px; float: right; text-align: justify;" width="128" /></span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size: 14px;">Memilih mainan sesuai dengan jenis kelaminnya juga dapat meperkenalkan karakter mereka sebagai perempuan atau laki-laki. Namun tidak menjadi masalah yang terlalu besar apabila anak laki-laki menyukai boneka atau anak perempuan yang menyukai mobil-mobilan, disinilah orang tua berperan dalam memfungsikan mainan tersebut pada mereka dengan tetap memperlakukan mereka sesuai jenis kelaminnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size: 14px;"><strong>Usia</strong> Seiring bertambahnya usia anak, hal yang mereka temukan akan lebih banyak lagi, mainan yang lamapun mungkin akan ditinggalkan karena melihat mainan baru yang menarik. Dan tentu saja seiring perkembangan anak pula, mainan yang diinginkanpun lebih komplek. Ingatlah bahwa aktifitas anak akan makin bertambah, maka keamanan dan keselamatan anak adalah yang utama.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size: 14px;"><strong>Tingkah laku atau bakat</strong> Perhatikanlah <a href="http://www.balita-anda.com/index.html" title="bahasa gerak bayi"><strong>tingkah laku</strong></a> atau <strong>bakat</strong> yang terlintas pada anak, karena hal tersebut juga dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk memilih mainan yang cocok untuk mereka. Misalnya anak senang atau tenang saat mendengar musik, orang tua bisa memilih mainan berupa intrument musik kecil seperti piano mainan atau gitar kecil, karena mungkin saja anak mempunyai bakat sebagai musisi.</span></p> ]]></description>
<pubDate>Tue, 05 Apr 2011 15:49:04 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/bermain/mainan-membentuk-karakter-si-anak/</guid>
</item>
<item>
<title>Fungsi Bermain bagi Anak</title>
<link>http://bundazone.com/bermain/fungsi-bermain-bagi-anak/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	DUNIA anak adalah dunia bermain. Dalam kebahagiaan yang terpancar saat bermain, pada dasarnya anak pun belajar banyak hal. Otak maupun emosionalnya pun terlatih.
	
	<strong>Melatih perkembangan sensorik dan motorik anak</strong>
	
	Aktivitas sensorik dan motorik adalah komponen yang paling besar dipergunakan oleh anak ketika bermain. Permainan yang aktif akan melibatkan semua pancaindra sebagai organ sensorik dan melibatkan sebagian besar otot (muskulus) sebagai organ motorik.
	
	<strong>Mengasah perkembangan kognitif</strong>
	
	Anak kecil mempunyai organ memori yaitu otak (cerebri) yang belum banyak terisi. Melalui bermain anak akan mengeksplorasi dan memanipulasi benda-benda di sekitarnya. Anak-anak akan mengenali dan mempelajari berbagai macam warna, berbagai bentuk, berbagai ukuran, dan penggunaannya.
	
	Setelah mengenali dan mempelajari, selanjutnya anak akan menyimpannya di dalam sel-sel memori (otak). Semakin banyak sel memorinya terisi oleh data-data tertentu yang diperolehnya melalui permainan, maka akan semakin meningkatkan kemampuan kognitifnya.
	
	<strong>Mengembangkan perkembangan moral dan etika</strong>
	
	Selain berinteraksi dengan benda-benda sebagai alat permainan. Anak-anak juga akan berinteraksi dengan non-benda, yaitu teman-teman sepermainannya. Melalui interaksi dengan teman-temannya di dalam kelompok, anak akan belajar tentang bagaimana aturan bermain di dalam kelompok. Misalnya harus bersikap jujur, tidak boleh bermain curang, dan harus mematuhi aturan-aturan permainan.
	
	<strong>Meningkatkan kreativitas</strong>
	
	Di dalam melakukan permainan, anak-anak dapat menerapkan ide-ide mereka. Semakin banyak media dan jenis permainan yang mereka mainkan, maka akan semakin banyak ide-ide yang bermunculan di dalam pikiran si anak. Ide-ide ini akan memunculkan kreativitas untuk memodifikasi permainan.
	
	<strong>Memunculkan kesadaran diri</strong>
	
	Melalui bermain, anak akan mengenali kelebihan dan kekurangannya, kekuatan dan kelemahannya. Anak akan melakukan pengujian terhadap kemampuannya dan kemampuan orang lain. Anak juga akan mempelajari tingkah laku orang lain terhadap dirinya dan tingkah lakunya terhadap orang lain. Anak juga akan mempelajari akibat dari tingkah lakunya terhadap orang lain.
	
	<strong>Melatih perkembangan komunikasi dan bahasa</strong>
	
	Bagi bayi dan anak-anak, bermain merupakan alat komunikasi. Bayi akan memberikan balasan senyuman ketika dia diberikan senyuman. Bayi akan merasakan kenyamanan bila orang tuanya menatap dengan mata yang teduh. Bagi anak-anak yang belum mampu berkomunikasi secara verbal, menggambar dan bermain peran adalah bahasa dan komunikasi bagi mereka.
	
	<strong>Sebagai terapi</strong>
	
	Ketika anak merasakan ketidaknyamanan, misalnya: anak sedang marah, benci, kesal, takut, dan cemas. Bermain adalah solusi untuk menghilangkan rasa ketidaknyamanan tersebut. Atau ketika anak sedang sakit dan dirawat, bermain dapat menghilangkan rasa ketidaknyamanan akibat sakit dan akibat dirawat di rumah sakit (dampak hospitalisasi). Namun, bermain ketika sakit mempunyai aturan-aturan dan prinsip tertentu. Tidak semua permainan boleh dimainkan oleh anak yang sedang sakit.</p> ]]></description>
<pubDate>Tue, 05 Apr 2011 14:12:57 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/bermain/fungsi-bermain-bagi-anak/</guid>
</item>
</channel>
</rss>
