<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title>Bunda Zone</title>
<atom:link href="http://bundazone.com/rss/" rel="self" type="application/rss+xml" />
<link>http://bundazone.com/</link>
<description>Stories posted in imunisasi</description>
<language>en-us</language>
<pubDate>Tue, 22 May 2012 12:01:16 +0700</pubDate>
<item>
<title>Dedicated Drupal Programmer</title>
<link>http://bundazone.com/imunisasi/dedicated-drupal-programmer/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	If we audit seriously for as a Content Management System Drupal has won the best open source PHP. If you wish to make Drupal CMS as part of your business venture you may hire Drupal Developer in India. In the field of education Drupal CMS is a popular choice. The primary reason for this is that Drupal allows people to add information on the website, making the site interactive and alive. This allows a person to procure latest updates and information which in the field of education is a quite mandatory tool.</p> ]]></description>
<pubDate>Sat, 28 Apr 2012 00:27:04 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/imunisasi/dedicated-drupal-programmer/</guid>
</item>
<item>
<title>butt enhancement</title>
<link>http://bundazone.com/imunisasi/butt-enhancement/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	The active ingredients in our nutriceutical grade Glutimax butt enhancement cream are topically applied and transdermally delivered through the epidermis (skin layers) and direct to the desired enlargement area.The active ingredients in our nutriceutical grade Glutimax butt enhancement cream are topically applied and transdermally delivered through the epidermis (skin layers) and direct to the desired enlargement area.</p> ]]></description>
<pubDate>Mon, 19 Mar 2012 14:01:38 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/imunisasi/butt-enhancement/</guid>
</item>
<item>
<title>Construction &amp; Real Estate Products</title>
<link>http://bundazone.com/imunisasi/construction-real-estate-products/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	This is Construction &amp;amp; Real Estate Marketplace Directory where you will find latest products of Construction &amp;amp; Real Estate business with Quality list of Construction &amp;amp; Real Estate Manufacturers and Suppliers. Find New Construction &amp;amp; Real Estate products and Construction &amp;amp; Real Estate business partners on Ebitobi.com. Ebitobi is leading Construction &amp;amp; Real Estate B2B Marketplace trade portal that helps Construction &amp;amp; Real Estate buyers and Construction &amp;amp; Real Estate suppliers to locating suitable Construction &amp;amp; Real Estate trading partners. Buyers will find thousands of Construction &amp;amp; Real Estate trade leads from the world&amp;rsquo;s most reputable Construction &amp;amp; Real Estate Manufacturers. Ebitobi provide complete solutions for Construction &amp;amp; Real Estate trade leads and b2b services.</p> ]]></description>
<pubDate>Sat, 10 Mar 2012 04:13:13 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/imunisasi/construction-real-estate-products/</guid>
</item>
<item>
<title>Hair salon equipment suppliers</title>
<link>http://bundazone.com/imunisasi/hair-salon-equipment-suppliers/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	Find new hair salon equipment products and hair salon equipment business partners on Ebitobi.com. Ebitobi is leading hair salon equipment B2B marketplace trade portal that helps hair salon equipment buyers and hair salon equipment suppliers to locating suitable hair salon equipment trading partners. Buyers will find thousands of hair salon equipment trade leads from the world&amp;rsquo;s most reputable hair salon equipment manufacturers. Ebitobi provide complete solutions for hair salon equipment trade leads and b2b services.</p> ]]></description>
<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 03:51:18 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/imunisasi/hair-salon-equipment-suppliers/</guid>
</item>
<item>
<title>Modems suppliers</title>
<link>http://bundazone.com/imunisasi/modems-suppliers/</link>
<description><![CDATA[ Find New Modems products and Modems business partners on Ebitobi.com. Ebitobi is leading Modems B2B Marketplace trade portal that helps Modems buyers and Modems suppliers to locating suitable Modems trading partners. Buyers will find thousands of Modems trade leads from the world&amp;rsquo;s most reputable Modems Manufacturers. Ebitobi provide complete solutions for Modems trade leads and b2b services.
		
	

<p>
	&amp;nbsp;</p> ]]></description>
<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 05:13:48 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/imunisasi/modems-suppliers/</guid>
</item>
<item>
<title>Gula Untuk Mengurangi Rasa Sakit Si Kecil Saat Imunisasi</title>
<link>http://bundazone.com/imunisasi/gula-untuk-mengurangi-rasa-sakit-si-kecil-saat-imunisasi/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	Moms, tahukah anda bahwa gula dapat meminimalkan rasa sakit saat imunisasi?
	
	Ya, memberikan satu sendok makan gula kepada si kecil sebelum pemberian imunisasi dapat memperkuat kinerja vaksin dan juga meminimalisir rasa sakit.
	Tim riset internasional mulai merekomendasikan kalangan medis untuk memberikan larutan glukosa kepada bayi sebelum imunisasi dilakukan. Tim riset beralasan, larutan itu dapat meningkatkan reaksi pada saat pemberian vaksin.
	
	Tim riset internasional telah mengumpulkan hasil dari 14 percobaan terhadap 2.000 bayi yang berusia di bawah satu tahun. Hasilnya, prosentase bayi yang menangis turun sebanyak 93 persen pada sejumlah bayi yang diberi larutan glukosa sebelum imunisasi. Angka itu lebih baik ketimbang bayi yang hanya diberikan air mineral sebelum imunisasi berlangsung.
	
	Perihal hasil riset tersebut, Juru Rawat senior dari The Hospital from Sick Children in Toronto, Denise Harison berpendapat hasil riset tidak merekomendasikan dosis ideal yang harus ditambahkan. &amp;quot; Perawat profesional harus bertanggung jawab saat melaksanakan program imunisasi dengan mempertimbangkan penggunaan sukrosa atau glukosa sesuai prosedur,&amp;quot; tukasnya seperti dikutip dari DailyMail, Jumat (14/5).
	
	Secara terpisah, peneliti dari Melbourne, Australia berpendapat mengurangi rasa sakit dengan pemberian glukosa sebelum imunisasi pada bayi berumur diatas satu tahun lebih dimungkinkan daripada bayi yang baru berumur beberapa bulan.
	
	Sumber : www.dailymail.co.uk via ibudananak.com</p> ]]></description>
<pubDate>Tue, 31 May 2011 17:20:22 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/imunisasi/gula-untuk-mengurangi-rasa-sakit-si-kecil-saat-imunisasi/</guid>
</item>
<item>
<title>Polemik tentang Vaksin</title>
<link>http://bundazone.com/imunisasi/polemik-tentang-vaksin/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	Artikel ini merupakan saduran dari Laporan aslinya: Vaccines: Get the Full Story yang dapat dilihat aslinya pada link berikut <a href="http://www.naturalnews.com/SpecialReports/VaccinesFullStory/v1/VaccineReport-EN.pdf">ini</a> . Laporan ini sangat ditunggu tunggu diseluruh dunia dan mengungkap masalah Vaksin yang diperdebatkan kegunaannya dan dampak sampingannya yang buruk bagi kesehatan manusia terutama anak. Laporan ini dibuat oleh tidak kurang dari team yang berisi 80 orang para ahli peneliti dan praktisi kesehatan resmi, yang mewakili dokter anak, ahli orak, professor pathology, ahli kimia, biologi dan immunologi. Untuk sekedar memberi latar belakang argumentasi mengenai Vaksin ini, anda dapat melihat artikel saya yang lalu di artikel yang <a href="http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2010/01/13/vaksinasi-.........-apakah-aman-atau-berbahaya/">lalu</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Sejumlah hal2 yang mengagetkan diungkap didalam laporan ini dan sebahagian saya sadurkan berikut ini:</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Pernahkah anda bertanya mengapa sering para dokter tidak dapat mengetahui sumber dari sejumlah penyakit?</strong>Ternyata mereka tidak mengerti hubungan antara penyakit dan vaksin. Berikut ini adalah sejumlah penyakit yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan vaksin: alergi, arthritis, asthma, Autism, cancer, diabetes, penyakit ginjal, keguguran, berbagai penyakit syaraf dan berbagai penyakit lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Autism [Autis] yang berulang kali dibantah berhubungan dengan vaksin ahirnya dibenarkan dapat terjadi akibat vaksin.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Pabrik farmasi dan industri asuransi kesehatan dan system kesehatan dikatakan benar bertambah kaya bila anda sakit</strong>. Dikatakan bahwa Vaksin tidak akan memberi kekebalan yang lama atau seumur hidup, dengan demikian perlu diberi suntikan &amp;ldquo;booster&amp;rdquo;, dimana setiap kali dilakukan maka dampak sampingnya semakin besar. Dampak sampingan vaksin ini dapat mengakibatkan penyakit yang diderita seumur hidup. Secara sinis disebutkan juga bahwa ternyata banyak obat2 tertentu yang diproduksi khusus untuk menyembuhkan dampak sampingan vaksin. Di Amerika [dan juga di banyak Negara lain], pabrik obat dan para dokter tidak dapat dituntut dan dipenjarakan bila terjadi dampak samping yang merugikan masyarakat. Disana mereka ini dilindungi oleh undang2.</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Kebanyakan para dokter dan praktisi kesehatan tidak melakukan vaksinasi bagi dirinya dan anak2nya. Mengapa? </strong>Mereka tahu bahwa vaksin itu tidak aman dan tidak efektif. Mereka tahu bahwa vaksin itu berbahaya. Mereka sering mengobati pasien yang sakit akibat dampak sampingan vaksin.</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Siapa yang menggaruk untung dari penjualan vaksin?</strong>Pertama tama adalah pabrik Farma. Mereka menguasi dan mengontrol semluruh system kesehatan, rumah2 sakit, universitas, klinik dan took obat. Pabrik oabt mengantongi puluhan Triliun rupiah dari bisnis ini. Dokter2 berpraktek secara buta butaan dan tidak berani mempertanyakan ke efektifan dan bahaya vaksin. Bila dilakukan, ini dapat menghancurkan karir dan periuk nasi mereka. Pabrik obat juga mengambil untung dari penjualan obat untuk menyembuhkan dampak sampingan vaksin tadi. Kedua adalah rumah sakit yang menampung korban dari dampak sampingan ini. Secara keseluruhan vaksin ternyata merupakan tulang belakang dari system kesehatan kita dalam arti yang buruk. <strong>Tanpa adanya vaksin, maka dapat dipastikan bahwa ongkos kesehatan akan berkurang jauh karena kita akan memiliki masyarakat yang lebih sehat secara keseluruhan.</strong> [Pernyataan ini perlu digaris bawahi dan sangat keras] Kita menggantikan cacar air dengan Autis, menggantikan flu dengan astma, mengganti radang telinga dengan diabetes dan daftar penyakit ini memanjang. Untuk menghindari penyakit2 yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya, kita menggantikan penyakit sementara ini dengan penyakit seumur hidup yang menurunkan kualitas hidup secara drastis.</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Ada berapa macam vaksin yang diketahui saat ini</strong>? Di Amerika, setiap anak diberi 35 suntikan yang ternyata mengandung 113 jenis partikel dari penyakit, berisi 4 macam sel binatang dan DNA nya, berisi DNA dari tissue bayi hasil abortus dan berisi albumin manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Apa yang menyebabkan Vaksin berbahaya bagi kesehatan</strong>? Virus dan bakteri dari kulur sel binatang dimana vaksin diproduksi. Sejumlah bahan metal mercury, almunium yang menyebabkan kerusakan syaraf dan kerusakan otak; Sel hewan dari monyet, ginjal anjing, ayam, sapi dan manusia; Formalin yang diketahui carcinogen. Gelatin dari hewan babi dan sapi; Polysorbate yang diketahui menyebabkan wanita mandul; MSG yang menyebabkan kekacauan metabolisme dan diabetes, kejang2 dan gangguan syaraf.</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Apakah ada masalah konflik kepentingan didalam bisnis ini</strong>? Jelas ada. Dibeberapa Negara dokter anak diberikan bonus atas jumlah vaksin yang diberikan kepada anak2. Konflik kepentingan lain terlihat mana kala representatif dari pabrik obat selalu duduk pada badan2 kesehatan nasional dan mendorong penggunaan vaksin.</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Apakah ada penelitian yang membandingkan kesehatan antara anak yang diberi vaksin dan yang tidak?</strong>Ternyata ada. Dari survey pada 17.674 orang anak didapatkan bahwa: Anak2 yang divaksinasi menderita lebih banyak astma sebesar 140%, ADHD [kelainan perangai anak, cenderung hyperaktif] sebesar 317%, masalah neurology sebesar 185% dan autism sebesar 146% dibandingkan dengan anak2 yang tidak diberi vaksin.</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Apa yang perlu dilakukan oleh masyarakat?</strong>Disini dicantumkan beberapa saran dari sekian banyak hal yang perlu diketahui oleh orangtua atau masyarakat: Pertama adalah Katakan <strong>TIDAK</strong> untuk vaksin. Anda memiliki hak untuk menolaknya. Orangtua tidak memerlukan dokter anak untuk memeriksa anaknya secara berkala, menimbang dan kemudian memberi suntikan vaksin. Pergi ke dokter lain atau dokter umum untuk hal ini. Mengapa? Karena dokter yang mendorong pemberian vaksin umumnya adalah dokter anak [pediatrician]. Bayi dilahirkan dengan kemampuan hidup yang tinggi dan tidak memerlukan vaksin. Orangtua perlu mempelajari tentang kesehatan anak, mengapa mereka demam dan seterusnya, belajar mengenai nutrisi dan informasi kesehatan lainnya. Belajarlah tentang vaksin lebih pintar dari dokter anda. Kemungkinan sekali para dokter tidak pernah tahu persis mengenai vaksin kecuali info yang diberikan oleh pabrik pembuatnya yang tentunya memuji muji tentang kegunaan vaksin dan menakut nakuti tentang bahaya bila tidak diberikan vaksin.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Semoga laporan ini mengahiri polemik tentang bahaya tidaknya vaksin dan pemerintah perlu mengambil sikap yang tegas dalam penggunaan vaksin didalam program2 kesehatannya. Harus disadari akan banyak pihak yang berang, merasa terancam dan menolak isi studi ini, termasuk juga didalamnya para birokrat dan praktisi kesehatan. Diprediksi bahwa akan butuh 10-20 tahun lagi bagi seluruh Negara untuk menghapus penggunaan vaksin ini. Sebaliknya untuk keluarga2 yang lebih cerdas seperti anda, penggunaan vaksin dapat dimulai sejak sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;">
	�</p>
<p style="text-align: justify;">
	Untuk yang masih ingin membaca tentang hal sekitar vaccine, bisa dilihat pada sejumlah artikel pada site ini:</p>
<p style="text-align: justify;">
	http://www.vaccinationcouncil.org</p>
<p style="text-align: justify;">
	http://www.imcv‐wi.org, www.imcv‐me.org</p>
<p style="text-align: justify;">
	http://<a href="http://www.drtenpenny.com/">www.drtenpenny.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">
	http://www.facebook.com/vaccineinfo</p>
<p style="text-align: justify;">
	http://www.thinktwice.com</p>
<p style="text-align: justify;">
	http://www.vaclib.org</p>
<p style="text-align: justify;">
	http://www.novaxdoctors.webs.com</p>
<p style="text-align: justify;">
	http://www.holisticmoms.org</p>
<p style="text-align: justify;">
	http://www.momslikeme.com</p> ]]></description>
<pubDate>Mon, 16 May 2011 20:50:35 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/imunisasi/polemik-tentang-vaksin/</guid>
</item>
<item>
<title>Mitos Pemberian Vaksin pada Anak</title>
<link>http://bundazone.com/imunisasi/mitos-pemberian-vaksin-pada-anak/</link>
<description><![CDATA[ Vaksinasi adalah pemberian vaksin kedalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tersebut. Selama ini setiap informasi yang kita terima adalah vaksin melindungi anak dari beberapa penyakit serius dan merupakan suatu hal yang harus dilakukan dan memiliki dampak nol persen terhadap kesehatan buah hati kita. Tetapi akhir-akhir ini semakin banyak beredar mitos dikalangan masyarakat tentang dampak buruk vaksinasi bagi kesehatan buah hati kita. Benarkah demikian? Berikut beberapa fakta dibalik mitos-mitos tersebut.
	<p>
		<b>Mitos&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Vaksin tidak diperlukan </b></p>


	
	<b>Fakta :</b> Pemberian vaksin di masa anak-anak memberikan perlindungan lebih dari berbagai penyakit yang sangat serius, seperti difteri, campak, meningitis, polio, tetanus dan batuk rejan. Jika buah hati anda terserang penyakit tersebut tetapi tidak berdampak buruk atau bahkan tidak mengalami penyakit tersebut setelah pemberian vaksinasi, itu pertanda vaksin tersebut telah bekerja dengan baik. Akan tetapi jika tingkat imun anak anda sedang drop saat vaksinasi, maka penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, justru akan menjadi ancaman bagi kesehatan buah hati anda.
	<p>
		<b>Mitos&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Efek samping vaksin sangat berbahaya</b></p>


	&amp;nbsp;

	<b>Fakta :</b> Ada beberapa jenis vaksin yang dapat menyebabkan efek samping. Biasanya efek samping yang ditimbulkan berupa demam ringan, nyeri, kemerahan dan bengkak di tempat suntikan. Tapi ada beberapa vaksin juga yang bisa menyebabkan sakit kepala, pusing, lelah, dan kehilangan nafsu makan. Bahkan ada beberapa anak yang sampai mengalami reaksi alergi yang berlebihan atau efek samping neurologis seperti kejang-kejang, tetapi kasus ini sangat jarang terjadi. Walaupun menimbulkan efek samping, pemberian vaksin pada anak tetap merupakan cara yang lebih baik untuk mencegah berbagai penyakit pada buah hati anda, asalkan vaksin tidak diberikan kepada anak-anak yang memiliki alergi dari komponen vaksin tertentu. Namun, jika anak Anda memperlihatkan reaksi yang dapat mengancam hidup anak anda setelah pemberian vaksin tertentu, dosis lanjutan dari vaksin tersebut jangan diberikan.
	<p>
		<b>Mitos&amp;nbsp; : Autis disebabkan oleh pemberian vaksin pada anak.</b></p>


	
	<b>Fakta :</b> Meskipun banyak kontroversi mengenai topik ini, tapi para peneliti tidak menemukan hubungan yang jelas antara autisme dan pemberian vaksin pada anak-anak. Meskipun tanda-tanda autisme muncul pada waktu yang sama saat anak-anak menerima vaksin tertentu - seperti campak, gondok dan rubela (MMR), tetapi para ahli ini mengungkapkan itu hanya kebetulan semata.
	<p>
		<b>Mitos&amp;nbsp; : Pemberian Vaksin terlalu dini</b></p>


	
	<b>Fakta :</b> Pemberian vaksin pada masa anak-anak menawarkan perlindungan untuk buah hati anda dari berbagai penyakit serius bahkan penyakit yang sangat fatal. Vaksinasi terkadang diberikan sesaat setelah kelahiran anak anda. Hal ini penting karena berbagai penyakit ini kemungkinan besar akan terjadi ketika anak anda masih sangat muda dan memiliki resiko komplikasi yang besar. Jika Anda menunda vaksin sampai anak anda mulai beranjak dewasa, anda mungkin sudah terlambat.
	<p>
		<b>Mitos&amp;nbsp; : Anda bisa melewati beberapa vaksin karena masalah pertimbangan keselamatan anak anda.</b></p>


	
	<b>Fakta :</b> Secara umum, melewati beberapa vaksin bukan ide yang baik. Karena hal ini berpotensi menyebabkan anak anda rentan terhadap suatu penyakit serius yang sebenarnya dapat dihindari dengan pemberian vaksin. Untuk beberapa anak yang tidak dapat menerima vaksin tertentu untuk alasan medis atau mereka yang tidak menanggapi tentang vaksin,&amp;nbsp; satu-satunya perlindungan dari penyakit dapat dicegah dengan vaksin adalah menjaga kekebalan buah hati anda dari orang-orang di sekitar anak anda termasuk anda sebagai orang yang terdekat dengan buah hati anda.
	<p>
		Yang terpenting, selalu konsultasikan dengan dokter anak anda kapan saat yang tepat dan vaksin seperti apa yang sesuai dengan kondisi anak anda.</p> ]]></description>
<pubDate>Fri, 22 Apr 2011 00:18:58 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/imunisasi/mitos-pemberian-vaksin-pada-anak/</guid>
</item>
<item>
<title>Imunisasi bayi 4 bulan pertama</title>
<link>http://bundazone.com/imunisasi/imunisasi-bayi-4-bulan-pertama/</link>
<description><![CDATA[ Pada bayi usia 0-4 bulan, ada beberapa imunisasi yang perlu diberikan secara bertahap, yaitu BCG, Polio dan Hepatitis B.<br />Dapat dijelaskan satu persatu, kapan imunisasi tersebut diberikan? Dan apa manfaatnya? ]]></description>
<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 00:59:11 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/imunisasi/imunisasi-bayi-4-bulan-pertama/</guid>
</item>
</channel>
</rss>
