<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title>Bunda Zone</title>
<atom:link href="http://bundazone.com/rss/" rel="self" type="application/rss+xml" />
<link>http://bundazone.com/</link>
<description>Stories posted in pasca melahirkan</description>
<language>en-us</language>
<pubDate>Tue, 22 May 2012 12:14:17 +0700</pubDate>
<item>
<title>Trauma Persalinan / Melahirkan</title>
<link>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/trauma-persalinan-melahirkan/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	Trauma Persalinan
	
	
	Banyak ibu masa kini enggan punya anak lagi akibat trauma persalinan. Begitu mengerikankah persalinan membekas di benak para ibu?
	
	Semua orang di kantor menyambut gembira kehamilan Sarah, tetapi Dini, ibu muda dengan satu anak, malah bergidik. &amp;quot;Hiii, kamu hamil lagi ya? Nggak ngeri apa, nanti melahirkannya kesiksa lagi?&amp;quot;
	
	Semua orang tahu persalinan Dini saat mengeluarkan jagon kecilnya setahun lalu memang &amp;quot;habis-habisan&amp;quot; karena pembukaan baru lengkap dalam seminggu - dokter kandungannya bertahan tidak melakukan Cesarian karena merasa Dini mampu melahirkan normal. Ternyata saat mengeluarkan anak Dini membutuhkan alat bantu vacuum. &amp;quot;Dikasih satu milyar pun aku nggak mau melahirkan lagi,&amp;quot; sering Dini berkata begitu, akibat trauma pada persalinannya.
	
	<span class="fullpost">Persalinan adalah puncak kehamilan dimana bayi yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir. Meski sangat alamiah, di mata medis maupun bagi ibu yang menjalaninya ini adalah peristiwa khusus yang penuh kesan.
	Menurut dokter kandungan Dr. Antony Atmajda Sp.OG, memang betul setiap ibu akan mengalami persalinan secara unik. Artinya, ibu akan mendapatkan sensasi berbeda-beda saat bersalin. Ada yang merasakannya sebagai sesuatu yang biasa, ada pula yang sangat sensitif sehingga ketegangan atau rasa sakit jadi sangat membekas. &amp;quot;Meski sakit atau tidaknya persalinan relatif, tergantung sensitifitas dan ambang daya tahan ibu, pada umumnya ibu yang mengalami persalinan sulit atau lama akan merasakan persalinan sebagai tugas sangat berat dan menyakitkan,&amp;quot; papar dokter di RS. Mitra Keluarga,Bekasi, ini.
	
	Penyebab Trauma Persalinan
	
	Trauma persalinan salah satunya terjadi akibat lamanya persalinan berlangsung, sehingga ibu merasakan sakit yang lama pula. Normalnya persa linan berjalan kurang lebih 8-10 jam mulai fase awal, pembukaan satu sampai dengan fase akhir, pembukaan sepuluh, dan tahap mengejan. Tapi karena berbagai hal, ada ibu yang harus melalui persalinan cukup lama, hingga tiga hari bahkan berminggu-minggu dari fase awal hingga fase akhir. Itu artinya, ibu akan merasakan his atau mulas lebih lama.
	
	Kemungkinan perlamaan ini disebabkan berbagai faktor. Faktor pertama
	hambatan fisik, meliputi kecilnya lingkar panggul ibu sehingga bayi sulit keluar. Kedua, penebalan rahim, sehingga pembukaan berjalan sangat lambat. Ketiga, ketegangan vagina, sehingga vagina menjadi keras dan otot-otot saluran jalan rahim tidak lentur. Keempat, pembukaan terhambat karena posisi janin sungsang.
	
	Selain dipengaruhi faktor fisik, hambatan persalinan juga dapat dipengaruhi faktor psikis, misal, akibat ibu kelewat emosional; tegang dan takut, sehingga darah dan energinya menjadi tidak kooperatif melancarkan proses persalinan, syaraf dan otot juga menegang sehingga jalan persalinan menjadi keras dan kaku.
	
	Menurut Antony, hambatan non-fisik ini lebih banyak disebabkan ketaksiapan dan ketidakmengertian ibu akan proses persalinan, mungkin karena ini persalinan pertama. &amp;quot;Selain itu ada juga faktor pemicu berupa kendala yang timbul mendadak sehingga membuat persalinan semakin sulit. Misal, naiknya tensi darah ibu secara drastis, kambuhnya asma pada ibu hamil penderita asma, kambuhnya epilepsi pada ibu penderita epilepsi, atau menurunnya kesadaran ibu.&amp;quot;
	Selain karena faktor di atas, tindakan pertolongan persalinan yang diambil ahli medis juga bisa meninggalkan trauma membekas - akibat ngeri dan rasa sakit.
	
	Misal, epsiotomi atau pengguntingan perineum (daerah antara vagina dengan anus) untuk memperluas jalan lahir, induksi (baik infus maupun per vagina), penggunaan vakum, cunam, penjahitan episiotomi, operasi Cesar dan segala prosedurnya, misal, pemberian suntikan epidural, dan berbagai komplikasi pasca-persalinan.
	
	Semua ini, menurut Antony, lebih sering terjadi karena keadaan darurat, dimana ibu biasanya tidak siap menghadapinya lantaran belum dipersiapkan untuk itu.
	
	Meminimalkan Trauma Persalinan
	
	Menurut Antony sebenarnya trauma persalinan bisa diminimalisasi, bahkan dihindari. Caranya dengan memperkecil keadaan darurat pada saat persalinan, yaitu, &amp;quot;Lakukanlah tata laksana perawatan kehamilan yang memadai. Di antarannya memeriksakan kehamilan minimal satu bulan satu kali selama hamil.&amp;quot;
	
	Selain itu, lanjutnya, antisipasilah berbagai potensi kendala melalui
	pemeriksaan fisik ibu sebelum dan selama hamil guna mengatahui kelainan yang sering muncul, misal, hipertensi, dibitesgestasional atau jantung. Ibu juga dianjurkan mengkonsumsi makanan kaya gizi dan vitamin. Bila perlu dokter akan memberikan asupan vitamin tambahan. Jangan lupa menjaga kebugaran tubuh selama hamil dan melakukan senam hamil, setidaknya sebulan sebelum persalinan. &amp;quot;Agar ibu lebih tenang selama menjalani persalinan, sebaiknya ibu juga merencanakan kehamilan secara matang. Jadi hamil bukan sekedar karena ikut-ikutan, emosional atau karena tuntutan pihak lain. Dengan begitu ibu dapat menjalani kehamilan dengan santai dan lebih terbuka saat menjalani persalinan,&amp;quot; tutur Antony.
	
	Antony juga menyarankan agar ibu mengetahui semua informasi pertolongan persalinan yang biasa dillakukan dokter. Dengan informasi cukup ibu lebih siap dan rasa takut akan dikurangi. &amp;quot;Tak ada salahnya bila sejak awal ibu pun mendiskusikan tindakan yang diinginkan bila mengalami persalinan sulit dengan dokter, &amp;quot; jelasnya.
	
	Hal ini, lanjut Antony, termasuk jika ibu ingin menggunakan metode pengurang rasa nyeri persalinan, baik medis (misal, Pethidin, ILA, Epudural) maupun non-medis (misal, teknik relaksasi, hipnosis, teknik pernafasan, homeopathy, akupuntur). &amp;quot;Saya kira, sepanjang tidak mengancam dan menimbulkan resiko persalinan, dokter terbuka untuk mendiskusikan hal-hal semacam ini,&amp;quot; katanya.
	
	Faktor lain yang juga dapat mengurangi adanya trauma persalinan adalah pendamping ibu selama persalinan. Banyak ibu tidak bisa melalui persalinan seorang diri. Biasanya mereka membutuhkan pendamping yang dapat mendampingi, memberi support, bahkan membantu kelancaran persalinan itu sendiri. Sebaiknya ibu menentukan siapa orangnya jauh-jauh hari sebelum persalinan agar pendamping itu pun cukup siap menjadi tim kerja Anda.
	
	TRAUMA GEMUKNYA...
	Trauma persalinan sering pula disebabkan faktor pemicu lain di luar peristiwa saat bersalin. Berikut beberapa penyabab dan cara mengatasinya.
	
	Kegemukan
	Pertambahan berat badan (BB) saat hamil (13-17 kilogram) dianjurkan, tetapi kelebihan berat badan tidak. Mengapa? Ini karena pertambahan BB yang berlebihan potensial menimbulkan resiko kehamilan dan persalinan, juga membuat ibu terganggu saat ia kesulitan menurunkan bobotnya yang overweight. Bagi ibu yang sangat peduli penampilan - apalagi dengan adanya tuntutan pasangan dan profesi - kelebihan bobot tubuh ini bisa menimbulkan trauma tersendiri, yang sampai-sampai membuatnya kapok hamil lagi.
	
	Untuk mengatasi kegemukan setelah persalinan, ibu harus melakukan latihan yang dapat mengembalikan kekencangan otot dan mengurangi timbunan lemak, menyusui bayi secara Ekslusif, dan mematuhi anjuran diet dari dokter.
	
	Terhambatnya Aktifitas
	Ada ibu yang menyikapi kehamilan yang dijalaninya selama sembilan bulan bulan sebagai sesuatu yang alamiah dan fun, ada juga yang menganggapnya kendala, karena ibu merasa terganggu , baik hidup dan aktifitasnya. Ini terutama jika ibu memiliki target tertentu disamping punya anak, yang menuntutnya selalu tampil normal. Kehamilan dianggap dapat mengurangi profesionalisme. Apalagi bila pasangan atau tempat ibu ia bekerja tidak mendukung..
	
	Melahirkan Bayi dengan Masalah Khusus
	
	Jika anak pertama lahir tidak sesuai diharapkan, misal, menderita penyakit atau kelainan tertentu, adakalanya hal ini mengusik niat ibu untuk melahirkan anak kedua dan seterusnya karena kuatir hal yang sama akan menimpa anak berikutnya. Agar hal ini tidak mengganggu secara irasional, sebaiknya ibu melakukan pemeriksaan pra-kehamilan dan persiapan untuk kehamilan berikutnya dengan lebih baik, sehingga peristiwa yang tidak diharapkan tidak terulang kembali.(Mila Meiliasari)
	
	Sumber: Tabloid Ibu Anak</span></p> ]]></description>
<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 01:15:03 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/trauma-persalinan-melahirkan/</guid>
</item>
<item>
<title>Demam Setelah Persalinan</title>
<link>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/demam-setelah-persalinan/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	Kemungkinan seorang wanita mengalami infeksi pasca persalinan memang kurang dari 3%. Namun, amat penting untuk mewaspadai segala perubahan yang terjadi pada tubuh Anda. Segera hubungi dokter apabila temperatur tubuh Anda meningkat, lebih dari 39&amp;ordm;C.
	
	<span style="font-weight: bold;">Turunkan demam dengan:</span></p>
<ul>
	<li>
		Banyak minum air putih.</li>
	<li>
		Minum parasetamol jika demam lebih dari 38&amp;ordm; C.</li>
	<li>
		Jaga bekas jahitan persalinanAnda tetap bersih dan kering. Jika bekas luka tampak memerah dan terasa nyeri serta panas seperti terbakar, segera ke dokter.</li>
</ul>

Saat melewati persalinan yang seru dan menegangkan, Anda masih harus mewaspadai infeksi pasca persalinan, diantaranya episiotomi. Luka akibat robekan perineum memang rentan terserang infeksi.

Namun Anda tak perlu ketakutan berlebihan. Kasusnya infeksi episiotomi ini memang relatif kecil, dan risikonya 1-4%. Tingkat keparahannya bervariasi tergantung luas wilayah dan kedalaman jaringan yang terinfeksi. Mulai dari vagina, vulva (bibir luar dan dalam), bahkan dapat menjalar hingga ke rahim. Umumnya, terjadi 1-2 hari setelah persalinan.

Penyebab: Bakteri Escherichia coli dari anus.

Gejala: Bekas luka jahitan terasa sakit, panas, gatal sehingga mengganggu proses buang air kecil, terjadi pembengkakan di sekitar jahitan episiotomi, dan bila diraba terasa panas.

Pengobatan: Biasanya jahitan akan dilepas agar cairan nanah dapat ke luar sehingga luka cepat mengering. Pembalut vagina diganti secara berkala, kebersihan vagina ditingkatkan, dan diberi obat antibiotika.

Pencegahan: Menjaga kebersihan daerah sekitar vagina dan luka bekas episiotomi, terutama setelah buang air kecil dan buang air besar. ]]></description>
<pubDate>Tue, 19 Apr 2011 16:56:13 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/demam-setelah-persalinan/</guid>
</item>
<item>
<title>Kapan Luka Jahit Akibat Persalinan Sembuh?</title>
<link>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/kapan-luka-jahit-akibat-persalinan-sembuh/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	<span style="color:#be8f37;font-size:medium;"><strong>Kapan Perlu Dijahit?</strong> </span></p>
<p>
	Kalau Ibu menjalani persalinan alami atau operasi caesar, diperlukan jahitan, Tapi kalau melahirkan dalam air, tidak selalu perlu dijahit.</p>
<p>
	<span style="color:#be8f37;font-size:medium;"><strong>Berapa lama jahitan akan pulih?</strong></span></p>
<p>
	Tiap orang punya kondisi yang berbeda-beda. Tapi umumnya jahitan karena proses melahirkan bisa sembuh dalam 2-4 minggu. Pastikan kebersihan di sekitar luka jahitan supaya tubuh Ibu bisa memulihkan diri tanpa masalah infeksi.</p>
<p>
	<span style="color:#be8f37;font-size:medium;"><strong>Tips memulihkan diri pasca melahirkan</strong> </span> <span style="color:#be8f37;font-size:medium;"><strong> </strong> </span></p>
<ul>
	<li>
		Istirahat (minimalkan aktifitas fisik).</li>
	<li>
		Lakukan olahraga ringan secara rutin. Latihan akan meningkatkan aliran darah ke daerah panggul dan dapat mempercepat penyembuhan.</li>
	<li>
		Pastikan daerah kewanitaan Ibu selalu bersih dan kering.</li>
	<li>
		Pastikan pakaian atau pembalut yang Ibu gunakan tidak bergesakan dengan luka jahitan dan gantilah pembalut secara teratur.</li>
	<li>
		Kompres luka jahitan menggunakan air es beberapa menit. Ini membantu mengurangi pembengkak jahitan.</li>
	<li>
		Tetap makan teratur dan makan makanan yang sehat banyak serat, dan minum banyak air untuk menghindari sembelit atau konstipasi</li>
</ul> ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 16:27:58 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/kapan-luka-jahit-akibat-persalinan-sembuh/</guid>
</item>
<item>
<title>Amankah Perawatan Tradisional Pasca Persalinan?</title>
<link>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/amankah-perawatan-tradisional-pasca-persalinan/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	Anda ingin mencoba paket perawatan tradisional paska persalinan? Boleh saja, asal tahu tujuan dan caranya. Sebenarnya sejauh mana manfaat dan keamanannya? Simak jawabannya dari dr. Dewi Prabarini S. Soeharto, SpOG berikut ini.</p>
<p>
	1. JAMU BERSALIN. Jamu bersalin biasanya dibagi menjadi 3 bagian, yakni yang diminum 10 hari pertama, 10 hari kedua dan 10 hari ketiga.&amp;nbsp; Manfaatnya antara lain mengencangkan otot-otot perut yang kendur, mengembalikan stamina, memperlancar ASI, membersihkan darah kotor dalam rahim, membantu pemulihan luka, dan membantu proses pengerutan rahim ke ukuran semula.</p>
<ul>
	<li>
		Apakah&amp;nbsp; ibu yang baru melahirkan boleh mengonsumsi jamu bersalin? Pada prinsipnya, ibu yang baru melahirkan boleh mengonsumsi jamu bersalin. Namun, bagi yang memiliki gangguan fungsi hati, misalnya hepatitis B positif atau pernah mengalami sakit kuning, sebaiknya tidak mengonsumsi jamu, mengingat jamu dimetabolisme di hati. Atau yang mengalami komplikasi saat persalinan, misalnya rahim robek, jamu bisa membuat kontraksi rahim berlebihan.</li>
	<li>
		Sejauh mana ibu hamil dapat meraih manfaat jamu bersalin tersebut? Jamu bisa membantu agar proses nifas&amp;nbsp; berlangsung tepat waktu, yakni kurang lebih 40 hari.</li>
	<li>
		Bagaimana jika ada obat-obatan dari dokter yang harus diminum ibu? Sebaiknya, tanyakan dulu pada dokter apakah boleh mengonsumsi jamu bersalin atau tidak. Jika boleh, jangan konsumsi jamu bersama-sama dengan obat dokter. Mungkin, perlu diberi jeda waktu 1-2 jam.</li>
	<li>
		Adakah hal-hal yang perlu diwaspadai pada bayi? Pada bayi, walaupun sedikit, jamu pasti keluar di ASI. Jika bayi&amp;nbsp; menjadi diare,&amp;nbsp; misalnya, maka&amp;nbsp;&amp;nbsp; berarti&amp;nbsp; ia tidak toleran terhadap jamu bersalin yang diminum ibunya.</li>
</ul>
<p>
	2. PILIS. Digunakan dengan cara mengoleskannya memanjang menutupi dahi. Manfaatnya antara lain untuk menghilangkan rasa pening, menjaga kesehatan mata, mengobati sakit kepala, dan mencegah naiknya darah putih ke kepala.</p>
<ul>
	<li>
		Sejauh mana ibu hamil dapat meraih manfaat dari pilis? Sebenarnya, dari segi kesehatan, manfaatnya agak&amp;nbsp; meragukan. Pening yang dirasakan ibu yang baru melahirkan, misalnya, mungkin karena ia kurang tidur. Obatnya ya tidur. Istilah darah putih naik ke kepala juga tidak ada.</li>
	<li>
		Risiko gangguan mata apa yang mungkin dialami oleh ibu yang baru melahirkan? Gangguan mata, seperti pandangan jadi kabur, bisa saja terjadi. Khususnya pada ibu yang mengalami tekanan darah tinggi atau bengkak. Cara mencegahnya dengan mengurangi konsumsi garam dan cukup tidur.</li>
</ul>
<p>
	3. PARAM. Digunakan dengan cara mengoleskannya ke seluruh tubuh, kecuali daerah payudara dan perut. Tujuannya antara lain untuk&amp;nbsp;&amp;nbsp; mengatasi pembengkakan yang dialami oleh ibu yang baru melahirkan.</p>
<ul>
	<li>
		Apakah semua ibu yang baru melahirkan boleh menggunakan param? Ya, sejauh kulitnya tidak sensitif dan paramnya tidak terlalu kental. Param punya efek menghangatkan. Jika terlalu hangat, bisa &amp;ldquo;membakar&amp;rdquo; kulit. Jadi, perhatikan cara memakainya.</li>
	<li>
		Sejauh mana ibu hamil dapat meraih manfaat dari param?&amp;nbsp; Param bisa membantu mengurangi rasa pegal pada otot-otot tangan dan kaki ibu yang baru melahirkan,&amp;nbsp; karena bisa mengatasi bengkak yang terjadi di sana.&amp;nbsp; Hindari daerah payudara dan perut, karena kedua daerah ini mayoritas jaringannya lemah.&amp;nbsp; Param&amp;nbsp; &amp;ldquo;bekerja&amp;rdquo; pada otot.</li>
</ul>
<p>
	4. TAPEL. Dicampur dengan kapur sirih dan air jeruk nipis, dibalurkan&amp;nbsp; pada perut sebelum ibu mengenakan bengkung/stagen. Tujuannya antara lain untuk mengurangi rasa sakit-sakit di perut, mengempiskan perut serta memulihkan kondisi kulit perut.</p>
<ul>
	<li>
		Apakah semua ibu yang baru melahirkan boleh memakai tapel? Ya, jika ibu bersalin secara alami. Jika ibu bersalin lewat operasi, tapel tidak boleh digunakan sampai luka operasinya dinyatakan baik oleh dokter, atau kira-kira sampai 2 minggu setelah melahirkan. Namun pemakaian tapel ini sebaiknya&amp;nbsp; tidak kena daerah yang ada luka operasinya.</li>
	<li>
		Sejauh mana efektifitas penggunaan tapel? Tapel menghangatkan perut yang membuat usus bekerja atau berkontraksi lebih cepat sehingga angin yang berada di dalamnya bisa keluar dengan mudah, sendawa lebih mudah dan perut terasa kempis. Air kapur sirih dan jeruk nipis memiliki sifat anti selulit. Hanya saja, kalau kulitnya sensitif, atau terlalu banyak kapur sirihnya, maka bisa timbul luka bakar. Tapel sifatnya membantu proses pembakaran lemak bawah kulit. Kalau lemaknya berkurang, kulit yang tadinya meregang juga lebih cepat bertemu.</li>
</ul>
<p>
	5. BENGKUNG/STAGEN. Alat ini umumnya terbuat dari kain. Ukurannya beragam. Kini sudah ada bentuk yang lebih praktis dan mudah digunakan. Manfaatnya untuk&amp;nbsp; membantu mengempiskan perut dan membuang angin dalam rongga perut.</p>
<ul>
	<li>
		Apakah semua ibu yang baru melahirkan boleh memakai bengkung?&amp;nbsp; Boleh, asal cara memakainya benar, terutama untuk ibu yang bersalin lewat operasi.&amp;nbsp; Bengkung sebaiknya dimulai dari bagian bawah luka operasi (setinggi panggul) sampai sedikit di atas pusar. Jangan terlalu tinggi, karena di situ ada lambung dan paru-paru. Luka operasi yang tertekan bengkung efeknya sama dengan tulang patah yang digips. Luka jadi diam dan rapat sehingga cepat menutup.&amp;nbsp; Untuk ibu yang bersalin normal, gerak geriknya jadi perlahan, dan duduk juga tidak mengangkang. Hal ini baik untuk pemulihan luka.</li>
	<li>
		Sejauh mana efektivitas penggunaan bengkung dalam membantu mengempiskan perut? Cara paling efektif untuk mengempiskan perut adalah dengan senam nifas untuk melatih otot perut, dan mengurangi konsumsi lemak. Pemakaian bengkung bisa membuat kita tertipu karena kita merasa perut sudah kempis. Bengkung sifatnya hanya membuat perut terasa lebih nyaman. Selain itu, bengkung juga&amp;nbsp; membantu penyerapan tapel sehingga efek pembakar lemaknya bekerja lebih efektif. Sama seperti orang habis creambath yang kepalanya ditutup handuk.</li>
	<li>
		Apakah bengkung harus&amp;nbsp; dipakai sepanjang hari? Sebaiknya tidak karena kulit&amp;nbsp; perlu bernapas. Jadi, malam hari sebaiknya dibuka saja. Untuk hasil optimal,&amp;nbsp; bengkung dipakai sampai 3 bulan.</li>
</ul> ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 Apr 2011 08:24:05 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/amankah-perawatan-tradisional-pasca-persalinan/</guid>
</item>
<item>
<title>V-Spa, Treatment Terbaik Pasca Nifas ::</title>
<link>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/v-spa-treatment-terbaik-pasca-nifas/</link>
<description><![CDATA[ <strong>Bersalin bisa diibaratkan seperti turun mesin. Nah, untuk memulihkan vitalitas tubuh Anda, perawatan V-Spa bisa jadi pilihan. Menarik plus sensasional untuk dicoba lho!</strong>
	
	Setelah melahirkan tentulah kondisi tubuh Anda sangat berbeda dengan sebelumnya. Seluruh nergi terkuras habis karena proses melahirkan. Belum lagi ditambah repotnya merawat bayi baru dan proses penyesuaian diri pada peran baru sebagai ibu. Secara alami tubuh Anda akan pulih kembali dalam 40 hari setelah melahirkan
	
	Untuk mengembalikan stamina dan vitalitas tubuh Anda, kini tersedia serangkaian perawatan khusus. Dan ternyata, vitalitas organ intim alias vagina bisa juga dipulihkan dengan segera. Tertarik untuk mencoba perawatan V-Spa ini?
	
	<strong>Apa itu V-Spa?</strong> Sebenarnya, V-Spa merupakan bentuk perkembangan dari perawatan ratus pada tradisi Jawa yang sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang. Dan, ini adalah rangkaian perawatan holistik (menyeluruh) yang mencakup pemulihan keseimbangan mind, body, dan soul (spirit). Pada V-Spa, vagina yang jadi fokus perhatian!
	
	V-Spa bukan terapi untuk penyembuhan suatu penyakit. Ini semata-mata adalah perawatan untuk memulihkan kembali vitalitas vagina Anda. Melalui sensasi nyaman dan menyenangkan yang akan Anda rasakan selama perawatan, diharapkan pola pikir bisa diperbaiki. Positive thinking , itulah salah satu yang ingin diaktifkan dengan cara ini. Apalagi, kesibukan merawat si kecil akan jadi menu tetap hari-hari Anda selanjutnya.
	
	Adakah manfaat lainnya? Rangkaian perawatan V-Spa ini juga bisa mencegah dan mengurangi berbagai masalah pada vagina. Misalnya, keputihan, bau tak sedap, dan peradangan. Bau tak sedap pada vagina memang bikin Anda malu dan kurang percaya diri terhadap pasangan. Ujung-ujungnya ya bisa menurunkan gairah seksual.
	
	Selain itu manfaat V-Spa ini tidak hanya dirasakan vagina saja, melainkan juga seluruh tubuh Anda. Itu sebabnya, V-Spa boleh-boleh saja disebut Vitalitas Spa. Jadi, tidak melulu diartikan sebagai Vagina Spa saja.
	
	<strong>Lewati dulu masa nifas</strong>. Bila Anda baru saja menjalani persalinan, sebaiknya jangan buru-buru mendaftar ikut perawatan ini. Lewati dulu masa nifas Anda. Dengan begitu, sudah tidak ada darah lagi yang keluar dari vagina. Pada prinsipnya, tidak ada pantangan bagi siapapun yang ingin menjalani V-Spa. Namun, jika sedang haid, tentunya Anda sendiri yang tidak merasa nyaman.
	
	Kalau Anda sedang hamil, sebaiknya tunda dulu keinginan untuk mencoba-coba V-Spa ini. Bukan apa-apa. Dikhawatirkan senam, pemijatan, serta perlakuan lainnya pada rangkaian perawatan V-Spa ini justru merangsang timbulnya kontraksi otot rahim. Akibatnya, memicu kelahiran si kecil sebelum waktunya. Anda tidak ingin terjadi bukan?
	
	<strong>Seperti inilah tahapannya</strong>. Memang, perawatan V-Spa bertujuan mengarahkan pikiran untuk mencapai kondisi pikiran yang sehat atau pikiran harmonis. Kapan itu? Pada saat gelombang otak mencapai keadaan alfa (alpha state). Nah, keadaan ini ditandai dengan munculnya perasaan nyaman, rileks, tenang, damai, hangat, dan penuh kasih sayang. Bagaimana cara mencapainya? Di antaranya adalah:
<ul>
	<li>
		Melalui meditasi (baik meditasi diam maupun meditasi gerak).</li>
	<li>
		Dengan suasana yang tenang, nyaman, dan menyenangkan.</li>
	<li>
		Melalui pemberian energi, baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui media seperti air, kristal, atau aromaterapi).</li>
</ul> ]]></description>
<pubDate>Mon, 11 Apr 2011 05:26:11 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/v-spa-treatment-terbaik-pasca-nifas/</guid>
</item>
<item>
<title>Pasca Persalinan Ibu Bisa Lakukan Olahraga</title>
<link>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/pasca-persalinan-ibu-bisa-lakukan-olahraga/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	<b>Pasca persalinan</b> apakah seorang ibu dapat melakukan olahraga seperti biasanya? Tak ada yang menyangkal bahwa olahraga sangat penting bagi setiap orang karena banyak sekali manfaatnya bagi tubuh. Namun tidak semudah itu untuk kembali berolahraga bagi Anda yang baru saja melakukan persalinan. Banyak faktor yang &amp;quot;mengganggu&amp;quot; dan menimbulkan dilema yang membuat Anda ragu untuk berolahraga seperti pinggul dan tulang pungung yang bergeser, tingginya resiko pendarahan serta luka jahitan yang bisa kembali terkoyak.</p>
<p style="text-align: justify;">
	&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tetapi di sisi lain, Anda membutuhkan olahraga untuk membuat hidup lebih sehat dan berkualitas. Selain itu olahraga pada wanita yang baru melakukan persalinan juga dapat membantu meningkatkan energi, melawan rasa lesu, memperbaiki mood yang jelek serta membuat berat badan dan bentuk tubuh kembali normal. Jangan paksakan diri untuk kembali melakukan olahraga pasca persalinan bila Anda ragu-ragu. Sebelum melakukan hal tersebut, ada baiknya Anda perhatikan dahulu tips-tips berikut ini :</p>
<p style="text-align: justify;">
	<b>Konsultasikan dengan dokter</b></p>
<p style="text-align: justify;">
	<b>Pasca persalinan</b> bisa jadi tubuh Anda masih lemah, energi belum kembali sepenuhnya serta rasa sakit pun terkadang masih terasa. Apalagi bila Anda ternyata terpaksa melakukan operasi caesar untuk mengeluarkan bayi dalam rahim Anda, tentunya memerlukan waktu istirahat yang lebih lama lagi. Sebelum memaksakan diri berolahraga pasca persalinan, lebih baik konsultasikan dahulu dengan dokter Anda karena dialah yang mengerti kondisi Anda serta mengetahui apa yang sudah boleh dilakukan serta yang harus Anda hindari setelah persalinan.</p>
<p style="text-align: justify;">
	<b>Bersabar</b></p>
<p style="text-align: justify;">
	Untuk kembali berolahraga <b>pasca persalinan</b>, sebaiknya Anda tidak terburu-buru memutuskan. Tunggulah sampai Anda benar-benar fit, kemudian lakukan secara bertahap dengan melakukan olahraga yang paling ringan terlebih dahulu. Mulailah dengan berjalan-jalan keliling komplek sambil membawa bayi Anda berjemur. Setelah pulih total, Anda dapat melakukan olahraga yang lebih berat dan lebih lama.</p>
<p style="text-align: justify;">
	<b>Perhatikan keadaan tubuh</b></p>
<p style="text-align: justify;">
	Rasa lelah adalah sesuatu yang lumrah <b>pasca persalinan</b>. Lakukanlah olahraga bila Anda merasa mampu dan memiliki cadangan energi, namun selalu ingat untuk memperhatikan keadaan tubuh. Tingkat energi yang Anda miliki tidak akan sama setiap hari karena tergantung dari kualitas istirahat dan konsumsi makanan yang Anda peroleh. Bila Anda merasa tidak kuat maka berhentilah secepatnya sebelum Anda benar-benar kelelahan. Segera panggil dokter apabila setelah berolahraga Anda merasa mual, sakit punggung, sulit berjalan, pusing, pandangan kabur, sulit bernafas, jantung berdetak tidak teratur, kemaluan berdarah serta gangguan-gangguan fisik lainnya sebelum terlambat.</p>
<p style="text-align: justify;">
	<b>Jangan samakan</b></p>
<p style="text-align: justify;">
	Tidak ada batasan waktu yang pasti berapa lama Anda boleh melakukan olahraga lagi <b>pasca persalinan</b>. Setiap orang memiliki ketahanan fisik dan masa recovery yang berbeda, sehingga akan mempengaruhi terhadap berapa lama dia bisa kembali melakukan olahraga. Ada yang cukup beristirahat selama beberapa hari sebelum kembali berolahraga, namun ada juga yang harus menunggu hingga enam minggu bahkan lebih. Ada baiknya untuk mengkonsultasikan kepada dokter Anda mengenai hal tersebut.</p>

	sumber: http://melindahospital.com ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 Apr 2011 15:48:58 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/pasca-persalinan-ibu-bisa-lakukan-olahraga/</guid>
</item>
<item>
<title>Apa itu Baby Blues Syndrome ?</title>
<link>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/apa-itu-baby-blues-syndrome/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size: 14px;">Sebagai seorang ibu baru anda juga perlu memberi perhatian terhadap apa yang anda &amp;ldquo;rasakan atau perasaan anda&amp;rdquo; sehingga apa yang disebut sebagai &amp;ldquo;baby Blues&amp;rdquo; / depresi pasca persalinan tidak timbul perlahan dan mengenai anda secara tiba-tiba .
	
	Adalah normal bila anda mempunyai perasaan tak mampu dan sedih dalam beberapa hari setelah melahirkan.
	
	&amp;ldquo;Baby blue&amp;rdquo; adalah kondisi yang sering terjadi dan mengenai hampir pada 50 % ibu baru.
	
	Umumnya terjadi dalam 14 hari pertama setelah melahirkan, dan cenderung lebih buruk sekitar hari ke tiga atau empat setelah persalinan.
	
	<b>&amp;ldquo;Baby blue&amp;rdquo;</b> terjadi karena tubuh anda sedang mengadakan perubahan fisikal yang besar setelah anda melahirkan, hormon-hormon dalam tubuh juga akan mengalami perubahan besar dan anda baru saja melalui proses persalinan yang melelahkan. Semua ini akan mempengaruhi perasaan anda. Anda harus sabar dengan diri anda sendiri, mengerti bahwa semua perasaan ini adalah normal, dan dalam beberapa minggu segalanya akan terasa lebih baik untuk anda.
	
	
	<b>Beberapa hal yang dapat membantu anda untuk mengatasi &amp;ldquo;baby blues&amp;rdquo;:</b>
	
	&amp;bull; Ambillah waktu untuk diri anda sendiri, dan berikan kesenangan untuk anda sendiri.
	
	&amp;bull; Bacalah majalah, berbincanglah dengan saudara atau teman dekat anda.
	
	&amp;bull; Beristirahatlah sedapat mungkin. Biarkan pasangan anda atau keluarga membantu anda dengan kegiatan rumah tangga dan mengurus si kecil sementara.
	
	&amp;bull; Batasilah teman-teman yang akan mengunjungi anda untuk menunggu satu atau dua minggu.
	
	Jika anda menemukan bahwa perasaan anda semakin tak menentu, sedih, bingung dan terasa sulit untuk mengurus diri anda sendiri dan keluarga anda, anda sebaiknya mengkonsultasikan dengan dokter anda sehingga dokter anda dapat menentukan apakah anda menderita dari apa yang disebut depresi pasca persalinan sehingga dokter dapat memberikan penanganan dini yang terbaik untuk anda.
	
	<b>Gejala-gejala dari depresi pasca persalinan:</b>
	
	&amp;bull; Dipenuhi oleh perasaan kesedihan dan depresi disertai dengan menangis tanpa sebab.
	
	&amp;bull; Tidak memiliki tenaga atau sedikit saja.
	
	&amp;bull; Perasaan bersalah dan tidak berharga.
	
	&amp;bull; Menjadi tidak tertarik dengan bayi anda atau menjadi terlalu memperhatikan dan kuatir terhadap bayinya.
	
	&amp;bull; Peningkatan berat badan yang disertai dengan makan berlebihan.
	
	&amp;bull; Penurunan berat badan yang disertai tidak mau makan.
	
	&amp;bull; Perasaan takut untuk menyakiti diri sendiri atau bayinya.
	
	&amp;bull; Tidak dapat tidur.
	
	&amp;bull; Tidur berlebihan. </span></p> ]]></description>
<pubDate>Fri, 08 Apr 2011 15:14:29 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/apa-itu-baby-blues-syndrome/</guid>
</item>
<item>
<title>Langsing Pasca Melahirkan ala Selebriti Hollywood</title>
<link>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/langsing-pasca-melahirkan-ala-selebriti-hollywood/</link>
<description><![CDATA[ <img alt="ss_MillaJovovichpreg.jpg" height="250" src="http://www.kafebalita.com/content/files/article/ss_MillaJovovichpreg.jpg" title="ss_MillaJovovichpreg.jpg" width="250" />
	


	Mungkin anda takjub dengan betapa cepatnya para selebriti Hollywood mengembalikan bentuk tubuh mereka seperti semula pasca melahirkan. Jangan salah, para selebiriti tersebut tidak langsing dengan sendirinya loh. Cukup berat perjuangan yang harus mereka lakukan untuk mengembalikan bentuk tubuhnya seperti semula. Dengan bantuan personal trainer profesional mereka, bukan tak mungkin mereka mencapai hasil maksimal tersebut. Bisa jadi cara mereka tidak mungkin anda lakukan, namun anda tetap masih bisa mencuri tips-tips langsing mereka dibawah ini.
<p>
	
	<b>Milla Jovovich</b>
	Usia : 32 tahun
	Naik 62 pound atau 28 kg saat mengandung anaknya Ever</p>

	<b>Strategi ala Milla Jovovich:</b>
	Untuk membuat badannya kembali ke bentuk semua, Milla mempercayakannya pada pelatih pribadinya Harley Pasternak yang memberi Milla program 5-Factor Diet dan 5-Factor Fitness.&amp;nbsp; Milla diharuskan makan makanan dengan gizi seimbang lima kali sehari dan latihan lima kali seminggu sedikitnya selama 25 menit setiap kalinya. Latihan-latihan yang harus dijalani Milla meliputi Pemanasan otot, treadmill, bersepeda, gerakan otot bagian atas dan bawah, abdominal, dan gerakan pendingan lainnya.

	&amp;nbsp;

	&amp;nbsp;

	&amp;nbsp;

	
		Milla juga diharuskan merubah pola makannya, dimana makanan yang dimakannya harus mengandung karbohidrat sehat untuk energi, serat untuk menjaga hati tetap sehat, protein rendah lemak untuk meningkatkan metabolisme dan regenerasi jaringan otot, lemak tak jenuh untuk kulit sehat dan keseimbangan hormon, serta minuman bebas kalori sebagai pengganti cairan yang dikeluarkan tubuh.
	
		
		<b>Saran Harley untuk anda:</b>
		Anda tidak harus pergi ke gym untuk berlatih, cukup dengan menggunakan dumbell untuk membakar kalori anda. Atau mulailah hidup aktif misalnya dengan memilih naik tangga dibandingkan naik lift, sengaja memarkir mobil anda di tempat yang jauh dari pintu masuk mall agar anda lebih jauh berjalan, dan sebagainya.

<p>
	
	<b>Jennifer Lopez</b>
	Usia 39 tahun
	Naik 50 pound atau 22,65 kg saat mengandung si kembar Max dan Emme</p>
<p style="text-align: justify;">
	<img alt="jlo" height="250" src="http://www.kafebalita.com/content/files/misc/ss_JenniferLopezpreg.jpg" width="250" /></p>

	<b>Strategi ala J Lo:</b>
	Untuk mengembalikan bentuk tubuhnya J Lo mempercayakannya pada personal trainernya Gunnar Peterson. Meski pada empat bulan pertama J Lo berhasil menurunkan beberapa kg berat badannya dengan hanya latihan berjalan. Namun, setelah 7 bulan setelah melahirkan J Lo memutuskan untuk mulai melalukan triathlon, yaitu melakukan lari sejauh 4 mile, berenang 1/2 mile, dan bersepeda sejauh 18 mile. Jadwal latihan J Lo berkisar 45 menit-3 jam setiap harinya, selama 4-5 kali setiap minggu. Meski demikian nampaknya usaha tersebut belum membuahkan hasil maksimal buat J Lo, akhirnya personal trainernya menambahkan latihan gerakan seperti squat di sela-sela latihan triathlon nya.

	&amp;nbsp;

	&amp;nbsp;

	&amp;nbsp;

	J Lo membiasakan pola makan yang sehat, meski ia tidak menjalani diet spesifik. Personal tarinernya menyarankan untuk makan lima hingga tujuh kali sehari dalam porsi kecil. Meski J Lo tidak suka mengurangi asupan karbohidrat nya apalagi usai latihan, namun ia memilih makan makanan yang alami seperti memilih kentang rebus dibanding french fries, memilih buah apel dibanding jus apel dan sebagainya.

	&amp;nbsp;

	&amp;nbsp;

	&amp;nbsp;

	
	<b>Saran Gunnar untuk Anda:</b>
	Seperti yang dilakukan J LO, tentukan fokus utama anda dengan menetapkan deadline bagi diri anda sendiri. Mulailah dengan menetapkan pola hidup sehat misalnya dengan mengganti kebiasaan anda meminum soda dan menggantinya dengan minum air perasan jeruk lime. Jika ingin melakukan latihan Triathlon seperti J Lo, conteklah programnya pada buku-buku seperti triathlon atau yoga.
<p style="text-align: justify;">
	
	<b>Julia Roberts</b>
	Usia: 41 tahun
	Naik 35 pound atau 15,855 kg saat mengandung anak keduanya Henry</p>
<p style="text-align: justify;">
	<img alt="julia robert" height="250" src="http://www.kafebalita.com/content/files/misc/ss_JuliaRobertspreg.jpg" width="250" /></p>
<p style="text-align: justify;">
	<b>Strategi ala Julia Robert:</b>
	Di kehamilan keduanya ini Julia mempercayakan Kathy Kaehler untuk membuat tubuhnya kembali seperti sediakala. Program pelangsingan yang dibuat Kathy yaitu dengan berlatih di dalam kolam renang, seperti berlari didalam air (dengan memakai buoyancy belt), menendang sisi kolom di dalam air, dan berenang. Sementara untuk latihan di darat Julia melakukan squat dengan kartu, yaitu meloncat sambil menjantuhkan kartu lalu kembali mendarat kembali untuk mengambil kartu tersebut.</p>

	Sementara untuk nutrisi, Kathy tidak menyarankan Julia untuk diet, karena menurut Kathy tak seharusnya wanita habis melahirkan melakukan diet, Kathy hanya menyarankan Julia untuk makan makanan segar dan bukan makanan instan, serta makan dalam porsi kecil.

	&amp;nbsp;

	&amp;nbsp;

	&amp;nbsp;

	
	<b>Saran Kathy untuk Anda:</b>
	Lakukan senam dirumah dengan menggunakan DVD, atau jika anda mengajak anak anda ke taman, manfaatkan juga mainan disana seperti ayunan dan sebagainya untuk membuat anda bergerak sambil menghabiskan waktu dengan si kecil.

	&amp;nbsp;

	&amp;nbsp;
<p style="text-align: justify;">
	<b>Jessica Alba</b>
	Usia: 27 tahun
	Naik Naik 35 pound atau 15,855 kg saat mengandung anaknya Honor</p>
<p style="text-align: justify;">
	<img alt="jessica alba" height="250" src="http://www.kafebalita.com/content/files/misc/ss_JessicaAlbapreg.jpg" width="250" /></p>
<p style="text-align: justify;">
	<b>Strategi ala Jessica Alba:</b>
	Untuk mengembalikan bentuk tubuhnya, Jessica mempercayakannya pada Ramona Braganza yang mengharuskan Jessica menjalankan program 321 Baby Bulge Be Gone plan, yaitu 3 fase, dan 3 bulan sistem yang dirancang untuk membuat ibu baru kembali berlatih setelah kehamilan. Selama fase pertama. Jessica harus melakukan latihan selama 30 menit yang berfungsi menguatkan otot pangkalnya, kemudian Ramona menambahkan waktu latihannya menjadi 40 menit setelah beberapa bulan berikutnya, termasuk didalamnya latihan cardio membakar lemak seperti kickboxing, dance, dan aerobic. Jessica juga melakukan latihan kekuatan seperti mengangkat dumbell, squat dan sebagainya.</p>

	Untuk nutrisi, Ramona memberi Jessica program 321 nutrition tips yaitu, 3x makan, 2x snack dam sedikitnya satu liter air sehari. Menurut Ramona konsumsi H20 yang cukup membantu menjaga persedian ASI Jessica diantara waktu makan siang dan snacknya.
<p style="text-align: justify;">
	<b>Saran Ramona untuk Anda:</b>
	Manfaatkan ruang keluarga anda untuk melakukan latihan, manfaatkan perabot dirumah anda untuk melatih otot anda, atau anda juga bisa menggunakan dumbbell. Sementara anda bisa berjalan-jalan atau naik turun tangga untuk membakar kalori.</p>
<p style="text-align: justify;">
	&amp;nbsp;</p>

	&amp;nbsp;

	Bagaimana, sudah siap berjuang untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan ala selebritis Hollywood. Jangan lupa untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai latihan tersebut. Di awal pasca melahirkan mungkin dokter anda akan melarang anda untuk melakukan aktifitas berat, namun anda bisa mulai menjaga pola makan anda sejak awal dengan memakan makanan yang dianjurkan dan di larang oleh dokter untuk menjaga nutrisi. Begitu dokter kandungan anda telah memberi ijin anda untuk latihan, barulah anda bisa mulai berlatih. Selamat berlatih!.
<p style="text-align: justify;">
	&amp;nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">
	(Dikutip dari: <a href="http://www.parents.com/" title="http://www.parents.com">http://www.parents.com</a> via http://kafebalita.com)</p> ]]></description>
<pubDate>Thu, 07 Apr 2011 10:23:15 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/langsing-pasca-melahirkan-ala-selebriti-hollywood/</guid>
</item>
<item>
<title>Diet Sehat Pasca Melahirkan | Hanglekiu Medical Center</title>
<link>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/diet-sehat-pasca-melahirkan-hanglekiu-medical-center/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	Hampir semua ibu ingin langsing kembali setelah melahirkan. Apalagi sekarang banyak cara yang ditawarkan agar cepat langsing kembali. Dari diet, olahraga, sampai program pelangsingan tubuh ada. Program apa saja yang manjur dan aman?  
	
	Habis melahirkan, aduh bobot tubuh jadi gembrot. Pinggang melebar ke mana-mana, perut menggelambir bekas tempat bayi seberat 3 kilogram. Pokoknya tak menarik! Sekarang saatnya harus merancang program penurunan berat. Pilih apa ya, cukup diikat korset, minum jamu-jamuan, diet kalori dan memulai olahraga? Atau ingin yang instan? Ada program langsing instan asal mau keluar jutaan rupiah. Dan apapun programnya tetap laris manis yang penting badan ramping. Bagi perempuan yang identik dengan cantik adalah tubuh ramping, perut rata, seksi, meski ada &amp;lsquo;buntut&amp;rsquo; di belakangnya.   Sejatinya kenaikan berat setelah melahirkan tak perlu terlalu dipusingkan. Ibu kan harus menyusui. Dan sebagai bekal menyusui tentu pola makan Anda harus baik. Biasanya setelah pemberian ASI eksklusif (0-6 bulan) berakhir, berat tubuh akan normal kembali. Memang menormalkan berat badan seperti sebelum hamil perlu waktu
	
	Segera Senam Ringan
	Menurut Dr.Buwono SpoG dari RS Agung Jakarta, sebenarnya pemakaian korset, stagen, dan gurita hanyalah menimbulkan kesan ramping. Secara mekanis, benda-benda tersebut belum tentu mengurangi berat badan. Mungkin saja, menurut literatur, pemakaian korset dapat membantu mengencangkan otot-otot tubuh setelah melahirkan. &amp;ldquo;Namun tidak berarti dapat melangsingkan tubuh. Sebab, lemak di dalam tubuh tetap ada,&amp;rdquo; terangnya. Begitu juga dengan jamu, atau obat pelangsing imbuh Buwono, belum ada pembuktiannya. Agar cepat kembali ramping, sarannya, sebaiknya melakukan diet dan olahraga.
	
	Hal ini diakui juga oleh Dr.Sri Nilawati SpKO. Menurutnya ibu melahirkan boleh melakukan senam ringan di atas tempat tidur.&amp;rdquo;Exercise ini paling cocok dilakukan oleh wanita habis melahirkan. Kegunaannya membantu proses penyembuhan selain membantu mengembalikan otot-otot dinding perut yang kendur setelah selesai masa bersalin,&amp;rdquo; paparnya.  Sayangnya, banyak orang salah kaprah. Menunggu masa nifas berakhir baru exercise. Kata Sri, satu jam setelah melahirkan sebaiknya langsung melakukan exercise. Misalnya senam untuk mengembalikan otot perut yang kendur karena perenggangan selama hamil. Tak ada yang perlu dikawatirkan dalam melakukan exercise ini. Jika timbul rasa nyeri sebaiknya dilakukan perlahan tapi jangan lantas tak melakukannya samasekali.
	Sri menilai, kegiatan ini bisa memperlancar sirkulasi ASI. Bahkan, ibu yang melahirkan Caesar juga boleh melakukan senam ringan. Tapi, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter kandungan. &amp;ldquo;Sebab tergantung pada luka operasi dan penyembuhannya.&amp;rdquo;
	
	Boleh Diet Asal&amp;hellip;
	Banyak ibu tak mau menyusui karena takut gemuk. Itu anggapan yang salah, tegas Inayah. Memang, saat menyusui nafsu makan jadi tinggi. Tapi, itu diperlukan untuk memproduksi ASI. Malahan untuk menunjang gizi ASI, imbuh Inayah, ibu menyusui harus mendapat tambahan zat makanan senilai 500 kalori/hari. Tak perlu takut gemuk, karena saat mengeluarkan ASI sama artinya mengeluarkan sebagian makanan dan lemak dari tubuh. Malahan dengan menyusui badan lebih cepat ramping, lho.  Jika setelah melahirkan bobot tubuh melonjak tinggi, program diet rendah kalori dan tinggi gizi sangat dianjurkan. Program ini tidak mengganggu produksi ASI. Bila Anda melakukan diet dengan asupan seimbang untuk ibu menyusui yakni 2700 kalori serta olahraga yang teratur, menurut Dr Inayah Budiasti MS, dokter gizi dari RSCM, penurunanya akan lebih cepat.
	
	Hindari Pantangan
	Mengukur berhasil atau tidak dalam berdiet bisa dilihat dari penurunan bobot tubuh. Bila dalam satu minggu penurunan berkisar 1/2-1 kilo terbilang normal. Penurunan berat badan yang drastis dengan pematian nafsu makan lewat obat anti lapar tak dianjurkan. Bisa menyebabkan sindrom yoyo, di mana berat badan turun naik terlalu cepat. Bila direm dengan obat, ibu bisa sangat kurus. Setelah berhenti minum obat, nafsu makan menggila lagi dan bobot naik lagi. &amp;ldquo;Diet seperti ini dapat mengganggu bahkan fatal akibatnya,&amp;rdquo; jelas ahli gizi yang praktek di Hanglekir.  Diet akan berhasil bila pantangan-pantangannya ditaati. Misalnya mengurangi hidrat arang seperti nasi, kentang, mie, namun memperbanyak protein, sayuran dan buah. Demikian pula gula. Gunakan gula rendah kalori. Hindari makanan gorengan, bersantan, teh dan kopi. Dengan demikian produksi ASI lancar, Anda cepat langsing dan bugar.
	
	
	10 Diet Sehat Pasca Melahirkan
	
	&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Makan secara teratur dan berimbang
	&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berolah raga teratur. 3 kali seminggu minimal 30 menit dan maksimal 60 menit
	&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Batasi bahan makanan hidrat arang seperti nasi, kentang, talas, mie, bihun dsb
	&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hindari makanan yang diolah dengan gula murni seperti gula pasir, gula jawa, dodol, coklat, minuman soda, susu kental manis, kue-kue dan roti.
	&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Gunakan minyak lemak tak jenuh seperti zaitun, jagung, kedelai, canola, biji bunga matahari
	&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Cara masak yang baik adalah merebus, mengukus, mengungkep, menumis, memanggang, tim,dan membakar
	&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hindari mengolah makan dengan cara menggoreng
	&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Perbanyak sayuran dan buah terutama saat lapar
	&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kurangi makanan yang tinggi lemak seperti gajih (lemak daging), junk food
	&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Istirahat yang cukup, terutama selama masih menyusui. Agar Asi tetap cukup untuk bayi.
	
	
	<img alt="yes" src="http://bundazone.com/content/plugins/ckeditor/javascript/plugins/smiley/images/thumbs_up.gif" title="yes" /> Menu diet Ibu Pasca Melahirkan &amp;amp; Menyusui 2700 kalori per hari
	Pagi hari
	Nasi : 150 gram
	Daging/ikan/telur/: 40 gram
	Tempe : 25 gram
	Sayuran :125 gram
	Minyak goreng : 12,5 gram
	Snack pukul 9.30-10.00 : Pisang 275 gram
	Siang hari
	Nasi : 200 gram
	Daging : 40 gram
	Tempe : 50 gram Sayuran : 150 gram
	Minyak goreng : 12.5 gram
	Snack pk 16.00 Agar/pisang : 200 gram Pepaya : 175 gram
	Malam hari
	Nasi : 200 gram
	Ikan : 40 gram
	Tempe/tahu : 50 gram
	Sayuran : 150 gram
	Minyak goreng : 12,5 gram
	Snack pk 21.00 : pisang/kentang: 200 gram
	pepaya : 175 gram</p> ]]></description>
<pubDate>Mon, 28 Mar 2011 17:50:07 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/diet-sehat-pasca-melahirkan-hanglekiu-medical-center/</guid>
</item>
<item>
<title>Tidak Mendapat Haid  Setelah Melahirkan &amp; Pemasangan alat KB</title>
<link>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/tidak-mendapat-haid-setelah-melahirkan-pemasangan-alat-kb/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	Tidak mendapat haid setelah beberapa bulan melahirkan dan masa nifas adalah wajar dan disebabkan oleh berbagai kemungkinan, kita simak rubrik konsultasi berikut:</p>
<p style="text-align: justify;">
	Dok, Saya baru saja melahirkan anak pertama 3 bulan yang lalu, setelah masa nifas 40 hari sempat keluar darah, ketika konsultasi pada Dokter kandungan katanya itu darah Haid. yang ingin saya tanyakan:</p>
<ol>
	<li>
		Setelah dua bulan ini saya tidak mendapat Haid lagi, benarkah darah tsb adalah Haid?</li>
	<li>
		Saya ingin memakai KB pil, yang saya tahu pil KB diminum pada awal masa haid, sedangkan saya tidak mendapat haid lalu kapan saya bisa minum pil tsb?</li>
	<li>
		Pil KB apakah yang aman untuk ibu menyusui, terus terang untuk KB IUD saya masih takut.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
	&amp;nbsp;</p>
<p>
	<strong>Jawaban</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
	Pada beberapa wanita setelah selesai masa nifas (40 hari) kadang keluar darah lagi. Kemungkinan darah tersebut merupakan darah haid, karena telah pulihnya kondisi rahim. Jadi apa yang dikatakan oleh dokter ibu betul. Adapun setelah 2 bulan kemudian ibu tidak mendapatkan haid, ada 2 kemungkinan yaitu pertama : ibu yang menyusui bayinya secara ekslusif akan menghasilkan hormon prolaktin yang cukup untuk menekan terjadinya ovulasi sehingga tidak terjadi kehamilan dan tidak menstruasi. Atau kedua : ibu sedang hamil. Untuk itu tidak ada salahnya jika ibu melakukan tes kehamilan, dan jika hasilnya negatif (tidak hamil) dan ibu berkeinginan untuk menggunakan alat kontrasepsi KB, maka sebaiknya segera dilakukan. Adapun pilihan KB untuk ibu menyusui adalah AKDR (IUD), Suntik KB depoprovera (KB 3 bulan), KB implant (susuk), Mini pil atau cara sederhana lainya.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Mini pil, adalah pil KB yang hanya mengandung progesterone saja. Pil ini mempunyai efek KB seperti suntikan KB karena tidak mengendung estrogen, sehingga tidak mengganggu laktasi baik kualitas maupun kuantitas ASI (air susu ibu). Salah satu nama dagang pil ini yang tersedia di Indonesia adalah Excluton.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Karena ibu tidak mendapatkan haid, maka ibu bisa memulai meminum pil kapan saja, jika ibu yakin tidak sedang hamil (dengan tes kehamilan). (sf/)</p>
<p style="text-align: justify;">
	&amp;nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">
	Sumber: Eramuslim</p>
<h3 class="post-box-title">
	<a class="click_to_source" href="http://www.eramuslim.com/konsultasi/sehat/tidak-mendapat-haid-setelah-melahirkan.htm">Tidak Mendapat Haid Setelah Melahirkan </a></h3> ]]></description>
<pubDate>Fri, 25 Mar 2011 02:43:30 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/pasca-melahirkan/tidak-mendapat-haid-setelah-melahirkan-pemasangan-alat-kb/</guid>
</item>
</channel>
</rss>
