<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title>Bunda Zone</title>
<atom:link href="http://bundazone.com/rss/" rel="self" type="application/rss+xml" />
<link>http://bundazone.com/</link>
<description>Stories posted in Pregnazone</description>
<language>en-us</language>
<pubDate>Tue, 22 May 2012 12:20:01 +0700</pubDate>
<item>
<title>Tips Mengatasi Sembelit Ibu Hamil</title>
<link>http://bundazone.com/masa-kehamilan/tips-mengatasi-sembelit-ibu-hamil/</link>
<description><![CDATA[ <strong>Sembelit atau susah ke belakang yang terjadi di masa hamil biasanya disebabkan lambatnya kerja usus dalam mencerna makanan. </strong>
	
	Hal ini tak lepas dari pengaruh hormon progesteron. Bila perut Anda semakin besar, sembelit juga lazim terjadi karena tekanan kepada anus dari ukuran rahim yang semakin besar. Zat besi, misalnya jika Anda mengonsumsi&amp;nbsp; suplemen zat besi, juga dapat menyebabkan sembelit. Coba untuk :
<ul>
	<li>
		Makan makanan berserat tinggi, seperti sereal setiap hari.</li>
	<li>
		Makan buah-buahan dan sayuran setiap hari.</li>
	<li>
		Banyak minum, terutama jus buah prune, akan membantu melancarkan buang air besar (BAB).</li>
	<li>
		Rajin olah raga .seperti berenang dan jalan kaki.</li>
	<li>
		Jangan menunda-nunda, jika Anda merasa ingin BAB.</li>
</ul>

	Sebaiknya Anda segera ke dokter jika sembelit disertai sakit perut, diare, atau tinja Anda berlendir/berdarah. ]]></description>
<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 20:22:23 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/masa-kehamilan/tips-mengatasi-sembelit-ibu-hamil/</guid>
</item>
<item>
<title>hotels in Bhubaneswar</title>
<link>http://bundazone.com/kelahiran/hotels-in-bhubaneswar/</link>
<description><![CDATA[ The Leading Hotel of the Odisha understands the finer points of best star hotel and luxury hotel having two places Bhubaneswar and a finest hotel in Gopalopur. ]]></description>
<pubDate>Fri, 30 Mar 2012 18:27:58 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/kelahiran/hotels-in-bhubaneswar/</guid>
</item>
<item>
<title>acne treatment</title>
<link>http://bundazone.com/pregnazone/acne-treatment/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	acne treatment &amp;ndash; you must be looking for what makes your skin generate too much oil. With other words, you may need more than a single acne treatment.</p> ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Feb 2012 10:55:31 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/pregnazone/acne-treatment/</guid>
</item>
<item>
<title>WATER BIRTH :MENGHAPUS TRAUMA DAN STRES PERSALINAN</title>
<link>http://bundazone.com/kelahiran/water-birth-menghapus-trauma-dan-stres-persalinan/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	Melahirkan seorang anak tentu merupakan suatu peristiwa yang menakjubkan, mendebarkan, mengharukan, sekaligus sangat membahagiakan bagi orang tua, terutama seorang ibu. Melahirkan seorang anak ke dunia merupakan sebuah tugas mulia yang hanya dapat dilakukan oleh kaum perempuan di seluruh dunia. Bahkan, bagi beberapa perempuan, proses persalinan seakan menjadi suatu hal yang menyempurnakan kodrat mereka sebagai istri dan seorang perempuan.</p>
<p>
	Namun, seiiring dengan berkembangnya dunia riset dan ilmu pengetahuan, tersibaklah sebuah rahasia yang mengagetkan bagi kaum perempuan. Memang sudah menjadi rahasia umum bahwa selama ini, proses persalinan dipandang seperti dua sisi keping mata uang. Di satu sisi ada perasaan-perasaan positif yang membuncah, sedangkan di sisi lain ada perasaan-perasaan negatif yang membayangi. Namun, hasil riset yang baru ditemukan belakangan ini semakin membuka mata kita, bahwa stres akibat proses persalinan tidak hanya dialami oleh para ibu yang melahirkan, tetapi juga bayi yang baru dilahirkan.</p>
<p>
	<strong>Stres Pada Ibu yang Melahirkan</strong></p>
<p>
	Seperti yang telah disebutkan di atas, proses persalinan dapat diibaratkan sebagai dua sisi keping mata uang. Di satu sisi, proses persalinan membuahkan sejuta perasaan positif seperti yang dikatakan di atas. Namun, di sisi lain, proses persalinan juga dipandang sebagai sesuatu yang menimbulkan stres berat, menakutkan, menyakitkan, meninggalkan trauma, bahkan dapat mengakibatkan kematian! Tak jarang sisi negatif ini membuat beberapa perempuan merasa jera atau kapok melahirkan. Bagi mereka, proses persalinan bukanlah sebuah <em>gift</em>, melainkan sebuah <em>nightmare</em>. Sayang sekali bukan, bila hal menakjubkan ini ternyata membuahkan stres atau bahkan trauma berkepanjangan?</p>
<p>
	Riset baru yang dikeluarkan oleh para ilmuwan belakangan ini semakin menambah kekhawatiran kaum perempuan atas proses melahirkan. Selama ini, stres atau bahkan trauma persalinan diketahui hanya berdampak pada sang ibu, baik sebelum, pada saat, atau setelah persalinan. Namun, riset baru ini menunjukkan hal lain yang berbeda. Ternyata, stres pasca persalinan juga dialami oleh para bayi yang baru saja tiba di dunia. Mengapa bisa demikian??</p>
<p>
	<strong>Bagaimana Mengatasi Stres Ini..??</strong>
	Setelah membaca hasil riset di atas, kita tentu memahami bagaimana stres tidak hanya membayangi ibu yang melahirkan, tetapi juga sang bayi. Stres memang sesuatu yang tidak dapat dihindari. Ia hadir secara alamiah dalam kehidupan kita sehari-hari dan kita tidak dapat lari dari hal tersebut. Yang kita dapat kita lakukan hanyalah menghadapinya sambil berusaha mengatasi hal tersebut. Oleh karena itu, untunglah para ahli telah dapat menemukan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi stress ini. Salah satu solusi yang ditawarkan para ahli berupa sebuah alternatif proses persalinan yang dikenal dengan nama &amp;ldquo;<em>water birth</em>&amp;rdquo;. Water birth sebenarnya bukanlah &amp;ldquo;barang baru&amp;rdquo;. Akan tetapi, popularitasnya memang belum sebesar alternatif-alternatif cara persalinan lainnya, seperti proses persalinan secara normal, caesar, dll. Jika anda adalah orang yang gemar membaca atau menonton infotainment di TV, anda tentu pernah mendengar kabar mengenai artis Oppie Andaresta yang baru saja melahirkan bayinya dengan metode<em> water birth</em>. Berita ini pun semakin membuat orang bertanya-tanya, apakah <em>water birth</em> itu?</p>
<p>
	<strong>Sekilas Mengenai <em>Water Birth</em></strong>
	<em>Water birth</em> adalah sebuah cara persalinan di dalam air yang hangat. Ibu yang hendak melahirkan dimasukkan ke dalam sebuah kolam yang berisi air hangat, yang besarnya kira-kira cukup untuk dua orang masuk ke dalamnya. Di dalam kolam itulah terjadi proses persalinan yang dibantu oleh para medis yang berada di sekitar ibu tersebut. Para medis tersebut medampingi sang ibu selama proses melahirkan dari tepi kolam tersebut. Bahkan dalam beberapa peristiwa, sang suami ikut masuk ke kolam dan mendampingi sang istri ketika melahirkan.</p>
<p>
	<em>Water birth</em> pertama kali dimunculkan di USA oleh pasangan-pasangan yang melahirkan di rumah. Metode ini kemudian mereka bawa ke lingkungan medis, seperti rumah sakit dan beberapa institusi persalinan independen yang ditangani oleh para ahli kebidanan. Pada tahun 1991, Monadnock Community Hospital di Peterborough, New Hampshire menjadi rumah sakit pertama di USA yang membuat tata cara resmi untuk melakukan <em>water birth</em>. Pada akhir tahun 2005, lebih dari 300 rumah sakit di Amerika mengadopsi tata cara tersebut. Bahkan lebih dari &amp;frac34; dari institusi pelayanan kesehatan nasional di Inggris telah menyediakan alternatif persalinan ini bagi warganya.</p>
<p>
	<strong><em>Water Birth</em> Sebagai <em>Coping Stress</em></strong>
	Setelah membaca profil sekilas mengenai <em>water birth</em>, mungkin masih banyak orang yang bingung mengenai bagaimana cara kerja <em>water birth</em> sebagai <em>coping stress</em> bagi ibu dan bayi yang dilahirkannya. Sebenarnya, kunci <em>water birth</em> sebagai <em>coping stress</em> terletak pada air sebagai komponen untuk melawan stressor, sehingga menciptakan perasaan rileks dan tenang yang berfek positif secara fisik maupun psikologis.
	Seperti yang kita ketahui, air adalah suatu benda yang menyimpan banyak manfaat dan ditemukannya <em>water birth</em> sekaligus menunjukkan satu lagi fungsi ajaib dari air. <em>Water birth</em> dapat menjadi <em>coping stress</em> baik bagi ibu maupun bayinya, tetapi dengan cara yang berbeda.</p>
<p>
	Untuk sang ibu, <em>water birth</em> dapat membantu menimbulkan perasaan rileks dan tenang saat menjalani proses persalinan. Air dapat membawa ibu yang akan melahirkan ke dalam tahap kesadaran tertentu, di mana perasaan takut dan khawatir dapat diminimalisir, atau bahkan dihilangkan sama sekali. Perasaan rileks dan tenang ini sangat penting untuk beberapa alasan:</p>
<ul>
	<li>
		Dari segi fisik, perasaan rileks dan tenang dapat membuat konsentrasi sang ibu meningkat. Meningkatnya konsentrasi ini dapat membuat proses melahirkan berjalan lebih cepat.</li>
	<li>
		Selain konsentrasi, perasaan rileks dan tenang juga berpengaruh secara fisik terhadap sekresi hormone dalam darah. Ketika melahirkan, ada sejumlah hormone yang mempengaruhi rasa sakit, seperti oxytocin dan vasopressin. Ketika hormon-hormon tersebut dapat ditekan jumlahnya, otomatis rasa sakit yang dialami juga berkurang.</li>
	<li>
		Ternyata, segi psikologis, perasaan rileks dan tenang juga membantu mengurangi rasa takut yang menghinggapi sang ibu ketika harus menghadapi stressornya (dalam kasus ini berarti proses persalinan). Secara psikologis, permainan persepsi akan suatu hal sangat mempengaruhi bagaimana penilaian kita akan hal tersebut. Ketika dari awal, kita telah mempersepsikan sesuatu sebagai hal yang sulit, maka hal itu akan menjadi sulit pada kenyataannya. Hal ini pulalah yang terjadi pada proses persalinan. Rasa takut, cemas, khawatir, nervous, dan panic yang dialami sang ibu membuat dirinya menjadi stress ketika harus menghadapi proses persalinan. Bahkan, apabila perasaan ini tidak dapat dihilangkan hingga akhir proses persalinan, perasaan ini dapat meninggalkan trauma akan proses persalinan bagi sang ibu. Secara fisik, perasaan-perasaan negatif tersebut juga membuat rasa sakit yang dialami terasa semakin berat dan menyiksa. Sebaliknya, ketika perasaan ini dapat dihilangkan, maka proses persalinan akan dirasakan sebagai proses yang indah, menakjubkan, menyenangkan, membahagaiakan, dan bahkan membanggakan. Secara fisik, hilangnya perasaan-perasaan negatif itu juga membuat rasa sakit yang dialami tidak begitu parah.</li>
</ul>
<p>
	Setelah menelaah cara <em>coping stress</em> dari <em>water birth</em> bagi sang ibu, sekarang kita akan menelaah cara <em>coping stress</em> dari <em>water birth</em> sang bayi. Sebenarnya, sumber stres utama bagi bayi yang baru lahir adalah perbedaan keadaan lingkungan, antara rahim ibunya yang lembab, hangat, lembut, dan ringan, dengan keadaan dunia luar yang cenderung panas, penuh polusi, bising, dan sejuta kondisi tidak nyaman lainnya. Satu-satunya cara untuk menyiasati stres ini adalah dengan membuat transisi yang dialami sang bayi tidak terlalu ekstrem. Perpindahan kondisi dari rahim sang ibu ke dunia luar harus dibuat senyaman mungkin agar proses adaptasi mudah dilakukan. Salah satu cara yang membuat perpindahan kondisi itu tidak terasa ekstrem adalah dengan menyediakan medium air sebagai sara transisi utama.</p>
<p>
	Ketika berada di dalam rahim sang ibu, komponen fisik utama yang memberikan rasa nyaman bagi bayi adalah air. Oleh karena itu, ketika medium yang dirasakan sang bayi ketika pertama kali tiba di dunia adalah air, maka stres yang ia rasakan dapat berkurang atau bahkan hilang sama sekali. Sang bayi akan merasa bahwa lingkungan dunianya yang baru sama nyamannya dengan lingkungannya yang lama di perut sang ibu. Dengan berhasil dikurangi atau bahkan dihilangkannya stress pada bayi, kecil kemungkinan bayi akan mengalami trauma di kemudian hari.</p>
<p>
	<strong><em>Water Birth Not For Everyone</em></strong>
	Secara medis, <em>water birth</em> memang telah dinyatakan aman dengan adanya tata cara formal yang distandaridisasi dan dikeluarkan ke institusi-institusi yang bersangkutan. Namun demikian, ada beberapa kondisi tertentu yang melarang <em>water birth</em> dilakukan, yaitu :</p>
<ul>
	<li>
		Apabila sang ibu adalah seorang penderita penyakit Herpes, Toxemia atau Preeclampsia.</li>
	<li>
		Apabila sang ibu telah didiagnosis menderita penderitaan besar atau infeksi turunan (akibat factor genetis).</li>
	<li>
		<em>Water birth</em> memang telah berhasil diterapkan untuk melahirkan bayi-bayi kembar ke dunia. Namun demikian, tetap dibutuhkan konsultasi lebih lanjut kepada para medis apabila bayi yang ingin dilahirkan ternyata kembar.</li>
	<li>
		Apabila bayi yang lahir ternyata harus lahir sebelum 9 bulan dalam kandungan (prematur).</li>
</ul>
<p>
	Setelah melihat uraian di atas, bagaimanakah kesan anda mengenai proses persalinan? Adakah perubahan positif atas ketakutan atau kekhawatiran yang sempat muncul dalam diri anda? Bila anda masih merasa ragu untuk melahirkan secara normal ataupun Caesar di rumah sakit, mungkin anda memang perlu mencobanya. Banyak selebriti, seperti Gwyneth Paltrow dan Oppie Andaresta, sudah mencobanya. Mungkin sekarang giliran anda juga untuk mencobanya&amp;hellip; Selamat mencoba <em>water birth</em>..!!</p>
<p>
	<em>By Purika Desinta</em></p> ]]></description>
<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 18:56:20 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/kelahiran/water-birth-menghapus-trauma-dan-stres-persalinan/</guid>
</item>
<item>
<title>Tips Berpuasa Selama Hamil</title>
<link>http://bundazone.com/masa-kehamilan/tips-berpuasa-selama-hamil/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	&amp;nbsp;</p>
<p style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; text-align: justify;">
	Selama&amp;nbsp;<a href="http://www.bidanku.com/index.php?/Kesehatan-Ibu-dan-Janin" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; color: rgb(0, 115, 153); text-decoration: none; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;">i</a>bu hamil&amp;nbsp;telah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat dan telah dikonsultasikan dengan ahlinya, maka ibu hamil diperbolehkan untuk melakukan puasa khususnya selama bulan ramadhan. Ibu hamil tentunya dalam menjalankan puasa akan sangat berbeda ketika tidak sedang hamil, diperlukan kiat-kiat khusus agar puasa yang sedang dijalankan benar-benar menjadi sebuah ibadah nan barokah dan juga tetap menjadikan kandungan&amp;nbsp;yang sedang dijalani senantiasa sehat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil selama berpuasa:</p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 14px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; color: rgb(0, 152, 202); text-align: justify;">
	&amp;nbsp;</p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 14px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; color: rgb(0, 152, 202); text-align: justify;">
	<strong><span style="color:#00ff00;">Saat Sahur</span></strong></p>
<ol>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Ketika sahur, pilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi daging. Daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Upayakan juga makanan yang kaya vitamin C&amp;nbsp;dan mineral seng (zinc) untuk menjaga vitalitas tubuh.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Jangan mengonsumsi makanan manis saat sahur agar tubuh tidak lemas dan cepat merasa lapar akibat insulin shock.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih sebanyak-banyaknya. Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter. Dan ditambah dengan segelas susu hangat.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil.</li>
</ol>
<p style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; text-align: justify;">
	&amp;nbsp;</p>

	<span style="color:#00ff00;">Saat Berpuasa</span>
<ol>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Jalani puasa dengan niat dan tekad yang bulat dan ikhlas agar hari-hari berpuasa terasa ringan dan membahagiakan meski sedang hamil.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Cukup istirahat. Bila memungkinkan sediakan lebih dari porsi istirahat sebelumnya.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energi ekstra, misalnya aktivitas di lapangan atau pikiran yang berat-berat. Sedapat mungkin hindari stres dan</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		buang jauh kebiasaan/dorongan untuk marah.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Segera batalkan puasa jika ibu hamil mengalami:</li>
</ol>
<ul>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		<a href="http://www.bidanku.com/index.php?/Tanda-Tanda-Awal-Kehamilan" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; color: rgb(0, 115, 153); text-decoration: none; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;">M</a>untah-muntah&amp;nbsp;lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan menyebabkan terjadinya dehidrasi.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabil</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Mengalami keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda bahwa tubuh bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa</li>
</ul>

	&amp;nbsp;

	<span style="color:#00ff00;">Saat Berbuka</span>
<ol>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		awali berbuka dengan minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah, tetapi ibu hamil juga harus tetap membatasi makanan dan minuman yang manis. Hindari minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Kemuadian ibu hamil dapat melanjutkan dengan menyantap makanan yang mengandung karbohidrat simpleks sehingga lebih mudah diserap tubuh, seperti kolak atau&amp;nbsp; kurma.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Setelah salat magrib, makanlah dengan porsi lebih besar, tapi jangan langsung kalap. Makan dalam jumlah besar bisa membuat tubuh Anda lemas. Karena itu, makan secukupnya saja. Sehabis salat tarawih, usahakan untuk makan walau hanya sedikit.</li>
	<li style="margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent;">
		Sebelum<a href="http://www.bidanku.com/index.php?/Melakukan-Perjalanan-Jauh-dan-Posisi-Tidur-Bagi-Ibu-Hamil" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-size: 13px; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; color: rgb(0, 115, 153); text-decoration: none; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;">&amp;nbsp;t</a>idur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat.</li>
</ol>
<p>
	&amp;nbsp;</p> ]]></description>
<pubDate>Thu, 28 Jul 2011 17:01:39 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/masa-kehamilan/tips-berpuasa-selama-hamil/</guid>
</item>
<item>
<title>5 Efek Samping Pemakaian Kontrasepsi</title>
<link>http://bundazone.com/kontrasepsi/5-efek-samping-pemakaian-kontrasepsi/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	Ada berbagai jenis alat kontrasepsi yang bisa dipilih wanita untuk menunda atau mencegah kehamilan. Jika Anda memilih kontrasepsi hormonal seperti pil, biasanya akan ada berbagai efek samping yang bisa menganggu.
	
	Berikut ini lima efek samping kontrasepsi hormonal seperti dikutip dari Health:
	
	<strong>1. Sakit Kepala, Pusing dan Kekencangan Payudara</strong>
	&amp;quot;Efek samping ini bisa terjadi setelah Anda mengonsumsi pil,&amp;quot; ujar dokter kandungan Hilda Hutcherson yang juga profesor di Universitas Columbia, New York. Jika efek samping tidak juga hilang setelah beberapa kali mengonsumsi pil tersebut, Hilda menyarankan untuk mencoba merek lain dari pil kontrasepsi.
	
	<strong>2. Mual</strong>
	Gejala ini biasanya akan hilang setelah beberapa bulan. Namun jika tidak dan Anda menggunakan pil sebagai kontrasepsi, cobalah mengonsumsinya dengan makanan. Kalau Anda memakai kontrasepsi cincin vagina (cincin yang dilapisi hormon kemudian dimasukkan ke dalam vagina) atau patch (sejenis koyo yang ditempelkan di lengan atas bagian belakang, perut bagian bawah atau bokong), cobalah metode kontrasepsi lain jika mual masih saja terjadi.
	
	<strong>3. Pendarahan</strong>
	&amp;quot;Menurutku, dibandingkan efek samping lain, pendarahan adalah efek samping yang membuat wanita paling stres,&amp;quot; ujar Dr. Hutcherson. Hal itu karena pendarahan itu tidak bisa diprediksi datangnya.
	
	Pendarahan ini bisa terjadi pada mereka yang menggunakan implan atau pil. Untuk Anda yang mengalaminya dan merasa pendarahan itu, meskipun hanya flek, sudah mengganggu, segeralah konsultasi ke dokter kandungan.
	
	<strong>4. Libido Menurun</strong>
	Efek samping keempat ini dialami oleh wanita yang memakai pil sebagai alat kontrasepsi. Pil membuat libido wanita menurun karena obat tersebut diduga menurunkan kadar testosteron.
	
	&amp;quot;Untuk beberapa wanita, jika Anda mengganti pil tersebut, biasanya libido mereka akan kembali,&amp;quot; jelas Dr. Huctherson.
	
	<strong>5. <em>Mood </em>yang Berubah-ubah</strong>
	&amp;quot;Menurut pengalamanku, jika seorang wanita mengalami depresi karena mengonsumsi pil KB, biasanya mengganti jenis kontrasepsi yang dipakai juga tidak membantu,&amp;quot; tutur Dr. Hutcherson.
	
	Menurutnya, semua metode kontrasepsi hormonal memiliki efek samping yang mirip. Untuk beberpa orang yang memang ingin tetap terus mengonsumsi pil sebagai alat kontrasepsi, Dr. Hutcherson biasanya memberikan mereka resep obat anti depresi.
	sdfubwerwer: wolipop</p> ]]></description>
<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 00:18:49 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/kontrasepsi/5-efek-samping-pemakaian-kontrasepsi/</guid>
</item>
<item>
<title>Menghindari Robekan Jalan Lahir</title>
<link>http://bundazone.com/kelahiran/menghindari-robekan-jalan-lahir/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	Selama ini untuk menghindari robekan jalan lahir spontan yang dilakukan adalah melakukan episiotomi. padahal Manfaat dan risiko episiotomi sangat tidak proporsional. Bila dibandingkan bersama, penelitian ini mendukung bahwa episiotomi rutin harus dibuang. Dan dijadikan sebagai praktek dari masa lalu yang tidak perlu dilakukan lagi dimasa sekarang. Dan banyak penelitian yang sudah tidak mendukung adanya praktek ini.</p>
<p>
	DASAR PEMIKIRAN Tindakan Episiotomi:</p>
<p>
	Untuk memperluas pembukaan perineal untuk kepala bayi dan mencegah robek.</p>
<p>
	KENYATAAN:</p>
<p>
	Episiotomi memotong jaringan otot serta kulit yang terletak di Antara vagina dan Anus, yang sering menyebabkan inkontinensia urin. Hal ini juga terkait dengan menciptakan trauma lebih pada perineum dan sebenarnya ini merupakan penyebab perineum semakin robek. Anestesi lokal diberikan pada tindakan episiotomy justru akan menyebabkan jaringan perineum membengkak, penurunan fleksibilitas dan meningkatkan kesempatan untuk robek/terkoyak. Robekan yang terjadi secara alami sebenarnya lebih baik dan lebih cepat penyembuhannya dibandingkan dengan robek akibat tindakan episiotomi. Dengan dukungan perineal yang tepat, baik robek spontan maupun tindakan episiotomi dapat dihindari.</p>
<p>
	MANFAAT =Dapat memungkinkan bayi yang akan lahir lebih cepat ketika berada dalam kesulitab</p>
<p>
	RISIKO:</p>
<p>
	a. Kerusakan jaringan otot</p>
<p>
	b. Dapat menyebabkan robek di samping episiotomi yang dapat menyebabkan inkontinensia</p>
<p>
	d. Anestesi lokal dapat menyebabkan lebih merobek dengan pembengkakan jaringan</p>
<p>
	e. Biasanya dilakukan untuk kenyamanan</p>
<p>
	f. Biasanya sama sekali tidak perlu</p>
<p>
	g. Membutuhkan waktu lama untuk menyembuhkan</p>
<p>
	h. Memerlukan jahitan</p>
<p>
	i. Meningkatkan waktu penyembuhan</p>
<p>
	j. Sangat tidak nyaman</p>
<p>
	k. Jaringan parut Episiotomi dapat fleksibel dan mempengaruhi persalinan yang akan datang</p>
<p>
	Meskipun bukti bahwa manfaat dan risiko episiotomi tidak dibenarkan, beberapa dokter kandungan bertahan dalam menggunakannya secara rutin untuk kenyamanan mereka, sehingga merugikan pasien mereka.</p>
<p>
	<strong>Menghindari Episiotomi</strong></p>
<p>
	Ada solusi sederhana untuk menghindari episiotomi.Ini harus menjadi salah satu prioritas utama Anda jika Anda ingin perineum tetap utuh saat bersalin.</p>
<p>
	<a href="http://www.bidankita.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=195:menghindari-robekan-jalan-lahir&amp;amp;catid=44:natural-childbirth&amp;amp;Itemid=56">Baca kelanjutannya...</a></p> ]]></description>
<pubDate>Fri, 22 Jul 2011 01:14:04 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/kelahiran/menghindari-robekan-jalan-lahir/</guid>
</item>
<item>
<title>Apa itu Kehamilan Sungsang dan Bagaimana Mengatasinya?</title>
<link>http://bundazone.com/masa-kehamilan/apa-itu-kehamilan-sungsang-dan-bagaimana-mengatasinya/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	Posisi setiap bayi dalam rahim ibu bisa tidak bisa sama. Memang pada umumnya, posisi bayi dalam rahim adalah posisi terbaring telungkup denag punggung di bagian depan atau Left Occipito Anterior (LOA). Selain posisi tersebut, biasa pula jika bayi berbaring dengan punggung menghadap ke sisi kiri. Lalu, bagaimana jika posisi bayi sungsang?</p>
<p>
	Menurut Richard Fischer, MD, dari Departement of Obstetrics and Gynecology, Section of Maternal-Fetal Meidicine, Cooper Hospital/University Medical Center, ada beberapa posisi bayi sungsang. Posisi itu adalah presentasi bokong. Artinya, pada pemeriksaan dalam yang teraba hanya bokong bayi saja. Posisi itu terjadi karena janin meluruskan (ekstensi) kedua sendi lututnya, sehingga kedua kaki mengarah ke atas dan kedua ujungnya sejajar dengan bahu atau kepala. Posisi sungsang berikutnya adalah presentasi bokong teraba dengan satu kaki di sampingnya, sedangkan kaki yang lain terangkat ke atas. Posisi sungsang berikutnya adalah presentasi kaki. Saat pemeriksaan yang teraba lebih dulu adalah salah satu atau kedua kaki, karena posisi kaki berada di bagian paling rendah.</p>
<p>
	<strong>Sebab Sungsang</strong>
	Bisa dikatakan letak janin bergantung pada proses adaptasinya di dalam rahim. Tak perlu terburu khawatir bila posisi sungsang terjadi di bawah usia kehamilan 32 minggu. Sebab, pada usia kehamilan ini, jumlah air ketuban relatif lebih banyak, sehingga janin masih dapat bergerak bebas. Artinya dari yang posisinya sungsang bisa berputar menjadi melintang lalu berputar lagi, sehingga posisi kepala di bagian bawah rahim. Jangan heran kalau pada kehamilan belum cukup bulan, frekuensi letak sungsang menjadi lebih tinggi.</p>
<p>
	Nah, ketika memasuki usia kehamilan 37 minggu ke atas, posisi sungsang sudah sulit untuk berubah karena bagian terendah janin sudah masuk ke pintu atas panggul. Namun semestinya di trimester ketiga, bokong janin dengan tungkai terlipat yang ukurannya lebih besar daripada kepala akan menempati ruangan yang lebih besar yakni di bagian atas rahim. Sedangkan kepala berada dalam ruangan yang lebih kecil, di segmen bawah rahim. Tetapi muncul masalah mengapa posisi sungsang kok, masih bisa hingga usia kehamilan cukup bulan?</p>
<p>
	Menurut Fischer, ada beberapa sebb, yakni hamil kembar. Artinya, adanya lebih dari satu janin dalam rahim menyebabkan terjadinya perebutan tempat. Setiap janin berusaha mencari tempat yang lebih nyaman, sehingga ada kemungkinan bagian tubuh yang lebih besar (yakni bokong janin) berada di bagian bawah rahim. Sebab lainnya adalah multiparitas, yaitu ibu telah melahirkan banyak anak sehingga rahimnya sudah sangat elastis dan membuat janin berpeluang besar untuk berputar hingga minggu ke 37 dan seterusnya.</p>
<p>
	Penyebab sungsang bisa pula karena hidramnion, itu loh jumlah air ketuban yang melebihi normal. Keadaan itu menyebabkan janin lebih leluasa bergerak walau sudah memasuki trimester ketiga. Selain itu, karena gangguan hidrosefalus bisa pula menyebabkan bayi sungsang. Hidrosefalus adalah besarnya ukuran kepala akibat kelebihan cairan yang membuat janin mencari tempat yang lebih luas, yakni di <a href="http://antibiotics-shop.com/">buy doxycycline online</a> bagian atas rahim. Karena plasenta previa pun dapat mengakibatkan bayi sungsang. Plasenta previa adalah adanya plasenta yang menutupi jalan lahir, sehingga dapat mengurangi luas ruangan dalam rahim. Kemudian panggul sempit, yakni ruang panggul mendorong janin mengubah posisinya menjadi sungsang. Kelainan bawaan juga dapat mengakibatkan bayi sungsang. Jika bagian bawah rahim lebih besar daripada bagian atasnya, maka janin cenderung menngubah posisinya menjadi sungsang.</p>
<p>
	<strong>Mengatasi Bayi Sungsang</strong>
	Jika bayi Anda berada dalam posisi sungsang, dokter mungkin akan berkeinginan untuk memturanya. Hal ini dikenal dengan nama External Cephalic Version (ECV), dengan menempatkan tangannya pada perut ibu dan perlahan mencoba memutar janin sampai kepala di bawah, semuanya dilakukan dibantu dengan USG. Cara ini efektif pada sekitar 70% kasus, dan menghindari operasi cesar yang tidak perlu. Setelah posisi bayi diketahui dengan pasti, dokter akan berupaya memperbaiki letak bayi lewat perut Anda. Ini butuh waktu sekitar setengah jam dan mungkin terasa kurang nyaman, walaupun tidak sakit.</p>
<p>
	ECV sangat bergantung dengan keahlian dokter yang menangani. Dalam memperbaiki posisi ini, kepala bayi bisa teraba dan rahim Anda dalam keadaan rileks (sebelumnya Anda mungkin akan mendapatkan obat peregang terlebih dulu). Jika gagal memperbaiki untuk pertama kalinya, dokter mungkin akan mencobanya kembali dalam beberapa hari. Atau menyarankan lahir dengan operasi yang reltif lebih aman.</p>
<p>
	Berikut ini beberapa tips mempergunakan gravitasi untuk meningkatkan posisi bayi menjadi posisi anterior, yaitu posisi yang paling baik untuk persalinan. Jika bayi Anda telah menempati posisi terbaik, cara ini akan mempertahankan posisi janin. Tips ini intinya adalah meminta Anda untuk menyandarkan panggul saat berdiri, duduk dengan lutut melebar dan lebih rendah dad panggul, serta berbaring dengan posisi menghadap ke kiri.</p>
<ul>
	<li>
		Bila duduk, duduklah di atas bantalan dan sandarkan panggul di meja</li>
	<li>
		Seringlah berdiri di depan lemari atau dinding, dan sandarkan bagian depan dada Anda pada lemari atau dinding</li>
	<li>
		Duduklah dengan menghadap sandaran sofa atau berlututlah di lantai.</li>
	<li>
		Taruhlah bantal di belakang Anda dan bersandarlah di atasnya.</li>
	<li>
		Bila tidur atau berbaring di kasur atau sofa, usahakan dalam posisi miring ke kiri.</li>
</ul>

	
	Read more: <a href="http://doktersehat.com/apa-itu-kehamilan-sunsang-cara-mengatasi/#ixzz1SgNSFQdZ" style="color: rgb(0, 51, 153);">http://doktersehat.com/apa-itu-kehamilan-sunsang-cara-mengatasi/#ixzz1SgNSFQdZ</a> ]]></description>
<pubDate>Thu, 21 Jul 2011 04:17:56 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/masa-kehamilan/apa-itu-kehamilan-sungsang-dan-bagaimana-mengatasinya/</guid>
</item>
<item>
<title>Melahirkan dengan Induksi</title>
<link>http://bundazone.com/kelahiran/melahirkan-dengan-induksi/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	<span style="line-height: 22px;">Apakah Induksi? Induksi merupakan upaya untuk menimbulkan kontraksi di dalam rahim Mommy. Kenapa harus dilakukan induksi? Jika Mommy tetap ingin melahirkan secara normal, tetapi saat tiba waktunya untuk melahirkan justru tidak ada tanda-tanda sedikitpun Mommy akan segera melahirkan. Usia kehamilan yang sudah lewat waktu, lebih dari 2 minggu atau alasan kesehatan tertentu dapat menjadi dasar dilakukannya induksi supaya janin cepat keluar.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="line-height: 22px;">Keputusan melakukan induksi atau tidak juga dilihat dari ukuran janin di dalam kandungan, jika dalam kondisi normal memungkinkan untuk induksi. Tapi, jika terlihat janin terlalu besar, operasi caesar adalah hal yang disarankan. Posisi janin juga dipastikan bagus, tidak ada masalah plasenta pravia dan letaknya bagus untuk melahirkan normal. Namun, jika terlihat memang posisi tidak bagus dan permasalahan lainnya yang tidak memungkinkan lahir normal, tentunya keputusan operasi caesar adalah hal terbaik yang bisa diambil.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="line-height: 22px;">Jika setelah mencapai usia kandungan 36 minggu dan belum ada tanda ingin melahirkan, biasanya Mommy akan disarankan untuk melakukan hubungan suami istri. Karena air mani mengandung zat prostaglande yang menjadi alat induksi secara alami. Namun, tetap harus dilakukan dengan hati-hati dan tentunya dengan konsultasi dari dokter kandungan Mommy.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="line-height: 22px;">Induksi oleh dokter dapat dilakukan dengan cara kimia atau mekanik. Kimia dengan menggunakan obat-obatan khusus yang dapat disalurkan melalui infus, vagina, atau disemprotkan pada hidung. Sedangkan mekanik bisa menggunakan metode stripping, vibrator, kateter, dan memecahkan cairan ketuban. Semua metode tersebut memiliki satu tujuan, yaitu untuk menghasilkan hormon prostaglande yang berfungsi mendorong otot-otot rahim berkontraksi.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="line-height: 22px;">Induksi bukannya tanpa resiko, oleh sebab itu diperlukan pengawasan yang akurat dari dokter. Proses induksi yang berlebihan bisa menyebabkan Mommy tidak tahan dengan rasa sakit yang ditimbulkannya. Jika tidak tahan, induksi akan dihentikan dan dipilih operasi caesar. Induksi juga bisa menyebabkan janin tidak nyaman dan stres pada bayi, bisa berdampak pada denyut jantung bayi yang melemah. Jika ini terjadi, induksi akan dihentikan dan terpaksa melakukan operasi caesar. Untuk Mommy yang pernah mengalami operasi caesar, induksi bisa beresiko merobek kembali bekas jahitan caesar. Tapi, tidak perlu kuatir berlebihan jika Mommy memang berada di tangan ahlinya. Pastikan dokter tahu riwayat kesehatan Mommy dan kondisi kehamilan Mommy selama ini.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="line-height: 22px;">sumber: bettermomtoday.com</span></p> ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 Jul 2011 15:30:53 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/kelahiran/melahirkan-dengan-induksi/</guid>
</item>
<item>
<title>Resiko Merokok bagi Ibu Hamil</title>
<link>http://bundazone.com/masa-kehamilan/resiko-merokok-bagi-ibu-hamil/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	<strong>Bahaya rokok</strong> bagi ibu hamil tidak hanya akan dialami oleh dirinya sendiri, melainkan juga oleh bayinya. Hal ini merupakan pengetahuan yang telah diketahui banyak orang. Namun tidak banyak orang mengetahui bahaya merokok bagi <em>ibu hamil</em> dan bayinya. Berikut adalah beberapa alasan kenapa seorang <em>wanita hamil</em> harus menghindari rokok selama masa kehamilannya:</p>
<p style="text-align: justify;">
	Pertama, rokok dapat membahayakan kesehatan pada bayi Anda. Salah satu alasan mengapa wanita hamil tidak boleh merokok selama kehamilannya adalah bahwa hal itu dapat menyebabkan kelahiran prematur pada bayinya. Hal ini juga menimbulkan kerentanan bagi bayi untuk menderita penyakit pernapasan. Hasil penelitian membuktikan bahwa bayi dari <a href="http://dokterbayi.com/ibu-hamil/penyebab-susah-hamil/" title="Penyebab Susah Hamil">wanita hamil</a> yang merokok saat hamil lebih ringan daripada bayi wanita non-perokok. Selain itu, jantung bayi dari ibu yang merokok selama hamil memiliki detak jantung yang 30% lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang tidak merokok.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Kedua, merokok <a href="http://dokterbayi.com/ibu-hamil/tips-tips-saat-hamil/" title="Tips-Tips Saat Hamil">selama hamil</a> dapat mempengaruhi kesehatan mental anak. Menurut penelitian medis, ibu yang merokok rata-rata 14 rokok per hari selama kehamilan cenderung melahirkan bayi yang menderita &amp;ldquo;hyperkinetic&amp;rdquo;. Para peneliti berspekulasi bahwa ini disebabkan oleh tumpukan dari karbonmonoksida dalam aliran darah janin yang menyebabkan penurunan yang signifikan dalam oksigen dibawa ke bayi yang sedang berkembang.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Ketiga, merokok selama kehamilan dapat mempengaruhi performa akademis anak di masa depan. Dalam studi ini, lebih dari 9.000 anak-anak diberikan beberapa tes untuk mengevaluasi kemampuan matematika dan kemampuan membaca. Menurut hasil penelitian, anak-anak dari ibu yang merokok 10 atau lebih batang rokok per hari selama kehamilan memiliki skor lebih rendah dalam tes ini dibandingkan dengan anak-anak yang ibunya tidak merokok pun rokok saat mereka hamil.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Terakhir, merokok selama kehamilan dapat menimbulkan komplikasi selama kelahiran. Perokok hamil memiliki risiko besar mengalami kehamilan ektopik dimana embrio menjadi tertanam dalam tabung tuba bukannya dalam rahim. Hal ini juga dapat mempertinggi risiko komplikasi plasenta yang juga dapat membahayakan ibu selama kelahiran.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Berdasarkan fakta-fakta yang dipaparkan di atas, masihkan Anda berniat untuk merokok selama masa kehamilan Anda?</p>
<p style="text-align: justify;">
	sumber: dokterbayi.com</p> ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 Jul 2011 00:03:20 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/masa-kehamilan/resiko-merokok-bagi-ibu-hamil/</guid>
</item>
</channel>
</rss>
