<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title>Bunda Zone</title>
<atom:link href="http://bundazone.com/rss/" rel="self" type="application/rss+xml" />
<link>http://bundazone.com/</link>
<description>Stories posted in sexual life</description>
<language>en-us</language>
<pubDate>Wed, 23 May 2012 04:49:02 +0700</pubDate>
<item>
<title>Boleh Pakai Seks Toys, Asal....</title>
<link>http://bundazone.com/sexual-life/boleh-pakai-seks-toys-asal/</link>
<description><![CDATA[ <p>
	<strong>Seks Toys atau yang lebih dikenal dengan alat bantu seks saat ini memang mudah didapatkan dan beragam medelnya.</strong>
	
	Awalnya seks toys digunakan sebagai alat bantu dan variasi saat berhubungan seks, namun dalam perkembangannya alat bantu seks ini justru dijadikan sebagai alat utama dalam memuaskan hasrat seks seseorang.
	
	Bahkan banyak penelitian yang menyatakan bahwa perempuan lebih menyukai dan merasa lebih puas saat menggunakan alat bantu seks dibandingkan dengan berhubungan dengan pasangannya.
	
	Sering memakai Seks Toys, menurut para psikolog dapat digolongkan sebagai prilaku seksual yang menyimpang apabila perempuan bergantung kepada seks toys dalam memuaskan nafsu seksnya
	
	Sesungguhnya tanpa alat bantu perempuan bisa terpuaskan saat melakukan hubungan intim bersama pasangan. Caranya perempuan harus bisa mengungkapkan kepada pasangan apa yang diinginkan saat berhubungan intim seperti saat Anda menggunakan seks toys.
	
	Karena, perempuan bisa mengarahkan keinginannya dan meminta pria melakukan hal tertentu yang dapat membangkitkan nafsu seks nya. perempuan juga dapat menunjukan pada pasangan, daerah sensitif yang ada pada dirinya.
	
	Disamping itu para pria juga harus lebih memahami apa yang diinginkan oleh perempuan. Dengan begitu, pria akan jauh lebih berharga daripada alat seks saat berhubungan.
	
	Jadi selama alat bantu seks digunakan sebagai alat bantu untuk variasi seks, hal ini masih tergolong dalam batas wajar. Atau saat membutuhkan sementara pria pendamping sedang tidak bersama anda, maka sex toys dapat menggantikan pasangan anda.</p> ]]></description>
<pubDate>Fri, 27 May 2011 03:58:18 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/sexual-life/boleh-pakai-seks-toys-asal/</guid>
</item>
<item>
<title>Posisi Bercinta Tentukan Kehamilan</title>
<link>http://bundazone.com/sexual-life/posisi-bercinta-tentukan-kehamilan/</link>
<description><![CDATA[ <p>
			Selain masa subur, ada beberapa hal yang perlu diketahui pasangan yang sedang mendambakan keturunan, salah satunya adalah posisi bercinta. Simak tipsnya dari dr Achmad Mediana, SpOG, ahli kebidanan dan kandungan dari RS Kemang Medical Care, Jakarta Selatan, berikut ini:</p>
		<p>
			<strong>- Hindari stres</strong>
			Saat berhubungan seks, lupakan ganjalan sulit mendapat kehamilan dan ingin cepat-cepat mendapat kehamilan. &amp;ldquo;Suami dan istri harus menikmati hubungan seks agar cepat hamil,&amp;rdquo; katanya. Teori ini didasari dengan temuan bahwa saat wanita mengalami orgasme, terbentuklah suasana basa di vagina. Kondisi ini lebih disukai oleh sperma.</p>
		<p>
			<strong>- Orgasme bersamaan</strong>
			Beberapa sumber mengatakan bahwa ketika terjadi orgasme pada wanita, vagina mengalami gerakan seperti menyedot, di mana gerakan ini menguntungkan sperma karena sperma dapat ikut tersedot ke dalam. Hal ini menguntungkan karena tugas sperma untuk berenang menuju sel telur menjadi lebih dekat.</p>
		<p>
			<strong>- Posisi bercinta sesuai bentuk rahim</strong>
			Bentuk rahim wanita menentukan posisi bercinta yang pas agar terjadi pembuahan. Untuk mereka yang bentuk rahimnya antrofleksi (menekuk ke depan), posisi apa pun akan memudahkan perjalanan sperma menuju sel telur.</p>
		<p>
			Namun, untuk mereka yang bentuk rahimnya retrofleksi (menekuk ke belakang), posisi yang disarankan adalah berlutut (menungging) atau posisi <em>doggy style</em>. Posisi ini akan membantu &amp;ldquo;mengantar&amp;rdquo; sperma sedekat mungkin mencapai saluran telur.</p>
		<p>
			<strong>- Mengangkat kaki atau pinggul</strong>
			Selain itu, rajin-rajinlah mengganjal bokong istri dengan bantal sesaat setelah terjadinya ejakulasi agar sperma tergenang lebih lama. Namun, satu hal yang tidak kalah penting agar anda cepat hamil adalah sewaktu membersihkan vagina. Sebaiknya wanita menghindari penggunaan cairan pembersih vagina sesaat setelah hubungan seksual karena cairan pembersih vagina dapat bersifat toksik untuk sperma dan akan mempersulit terjadinya kehamilan.</p>
		<p>
			<strong>- Pilih waktu yang pas</strong>
			Untuk mendapatkan kehamilan dengan cepat, Anda tidak harus berhubungan intim sesering mungkin. Yang paling penting untuk diperhatikan adalah berapa sering melakukan hubungan intim di masa subur. Terlalu sering melakukan hubungan intim justru akan mengurangi kualitas hubungan seksual karena jumlah sel sperma yang matang tidak cukup untuk memenuhi standar minimum sel sperma agar kehamilan dapat terjadi.<strong> KOMPAS.com &amp;mdash;</strong></p> ]]></description>
<pubDate>Mon, 25 Apr 2011 02:47:44 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/sexual-life/posisi-bercinta-tentukan-kehamilan/</guid>
</item>
<item>
<title>Seks Pasca Melahirkan</title>
<link>http://bundazone.com/sexual-life/seks-pasca-melahirkan/</link>
<description><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
	Banyak pasangan ingin tahu kapan mereka boleh kembali <strong>berhubungan seks setelah melahirkan</strong>. Vagina wanita yang baru melahirkan tentu juga mengalami trauma. Dalam kondisi yang sangat baikpun, vagina masih sangat sensitif. Selain itu, bila Anda menyusui, mungkin terjadi vaginal atrophy – menipis serta mengeringnya jaringan vagina akibat kurangnya estrogen dalam tubuh.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Adakalanya istri enggan atau <strong>takut melakukan hubungan intim</strong> setelah melahirkan. Lalu apa saja masalahnya sehingga istri takut untuk berhubungan intim? Dan, kapan waktu yang pas untuk berhubungan intim setelah melahirkan?</p>
<p style="text-align: justify;">
	Sebetulnya, enam minggu <strong>pasca melahirkan</strong> biasanya ibu-ibu sudah bisa melakukan hubungan seksual lagi. Beberapa dokter menyebutkan, waktu empat minggu atau ketika cairan yang dikeluarkan dari liang senggama setelah melahirkan sudah berhenti dapat dilakukan hubungan seksual.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Alasan utama menghindari <strong>senggama pasca persalinan</strong> adalah untuk memberi peluang bagi jaringan genital wanita untuk sembuh, terutama jika mengalami episiotomi atau guntingan untuk memperlebar jalan lahir sehingga membantu memperlancar bayi keluar. Mencegah timbulnya infeksi merupakan alasan selanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Perlu diketahui pula bahwa masa setelah melahirkan selama 6 minggu atau 40 hari, menurut hitungan awam, merupakan <strong>masa nifas</strong> yang penting untuk terus dipantau. Nifas merupakan masa pembersihan rahim, sama halnya seperti masa haid. Darah nifas mengandung trombosit, sel-sel degeneratif, sel-sel mati, dan sel-sel endometrium sisa.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Oleh sebab itu, pemeriksaan ulang pasca persalinan biasanya dilakukan setelah enam minggu, dan enam minggu adalah waktu dimana rahim telah kembali pada ukuran sebelum hamil. Pengecilan rahim adalah perubahan fisik utama pasca persalinan yang terakhir. Beberapa minggu dan bulan pasca persalinan, hasrat seorang perempuan untuk bersenggama mungkin berkurang atau bahkan tidak ada sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Sebuah penelitian di Australia mendapatkan bahwa enam minggu adalah waktu rata-rata bagi para perempuan pasca persalinan untuk mulai melakukan hubungan seks. Tetapi penelitian tersebut juga menemukan bahwa sekitar setengah dari mereka yang memiliki masalah sejak awal, terus mengalaminya selama tahun pertama pasca persalinan. Penelitian lain menemukan, 20 persen perempuan yang baru pertama kali melahirkan membutuhkan waktu 6 bulan untuk merasa nyaman secara fisik saat bersenggama, dengan waktu rata-rata sekitar 3 bulan.</p>
<p style="text-align: justify;">
	Meskipun hubungan telah boleh dilakukan setelah minggu ke-6, adakalanya ibu-ibu tertentu mengeluh hubungan masih terasa sakit atau nyeri meskipun telah beberapa bulan proses persalinan. Gangguan seperti ini disebut <strong>dyspareunia</strong> atau rasa nyeri waktu sanggama. Pada kasus semacam ini ada beberapa kemungkinan yang bisa menjadi penyebab, yaitu :</p>
<ol>
	<li style="text-align: justify;">
		Terbentuknya jaringan baru pasca melahirkan karena proses penyembuhan luka guntingan jalan lahir masih sensitif sehingga kondisi alat reproduksi belum kembali seperti semula.</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Adanya infeksi, bisa disebabkan karena bakteri, virus, atau jamur.</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Adanya penyakit dalam kandungan (tumor, dll).</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Konsumsi jamu. Jamu-jamu ini mengandung zat-zat yang memiliki sifat astingents yang berakibat menghambat produksi cairan pelumas pada vagina saat seorang wanita terangsang seksual.</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Faktor psikologis yaitu kecemasan yang berlebihan turut berperan, seperti :</li>
</ol>
<ul>
	<li style="text-align: justify;">
		Kurang siap secara mental untuk berhubungan seks (persepsi salah tentang seks, dll).</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Adanya trauma masa lalu (fisik, seks).</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Tipe kepribadian yang kurang fleksibel.</li>
	<li style="text-align: justify;">
		Komunikasi suami istri kurang baik sehingga biasanya istri “malas” melakukan hubungan seks. Kurangnya foreplay-nya sehingga belum terjadi lubrikasi saat penetrasi penis. Jika foreplay dan lubrikasi sudah cukup namun masih nyeri juga, coba datang ke klinik yang melayani kesehatan sex wanita atau datang saja ke dokter kandungan yang wanita.</li>
</ul>

sumber: Seks Psca Melahirkan, Pondok Ibu, http://pondokibu.com/sex/seks-pasca-melahirkan/ ]]></description>
<pubDate>Mon, 28 Mar 2011 11:06:31 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/sexual-life/seks-pasca-melahirkan/</guid>
</item>
<item>
<title>Posisi Bercinta Selama Hamil</title>
<link>http://bundazone.com/sexual-life/posisi-bercinta-selama-hamil/</link>
<description><![CDATA[ Kehamilan dapat merupakan waktu terbaik dimana sebuah pasangan dapat mencoba posisi bercinta atau berhubungan seks yang berbeda atau bervariasi. ]]></description>
<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 23:20:59 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/sexual-life/posisi-bercinta-selama-hamil/</guid>
</item>
<item>
<title>Menyalakan Hasrat Bercinta Setelah si Kecil Hadir</title>
<link>http://bundazone.com/sexual-life/menyalakan-hasrat-bercinta-setelah-si-kecil-hadir/</link>
<description><![CDATA[ Berbagai halangan bagi pasangan yang baru memiliki anak memang seakan menjauhkan jarak antara suami dan istri. Untuk itu dibutuhkan kebesaran hati suami untuk memahami penyebab padamnya hasrat sang istri. Juga, kesabaran untuk menunggu istrinya kembali siap. Namun, para suami tak perlu berkecil hati. Berikut ini beberapa cara yang dapat dicoba untuk mengembalikan kemesraan diantara suami dan istri: ]]></description>
<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 02:06:36 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/sexual-life/menyalakan-hasrat-bercinta-setelah-si-kecil-hadir/</guid>
</item>
<item>
<title>Kondom, Gimana Pakainya Biar lebih Aman?</title>
<link>http://bundazone.com/sexual-life/kondom-gimana-pakainya-biar-lebih-aman/</link>
<description><![CDATA[ Salah satu metode kontrasepsi atau Kb yang sering digunakan adalah Kondom. Apakah kondom cukup aman dan efektif dalam mencegah kehamilan? Dan adakah tips pemakaian kondom biar lebih aman? ]]></description>
<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 17:40:43 +0700</pubDate>
<guid>http://bundazone.com/sexual-life/kondom-gimana-pakainya-biar-lebih-aman/</guid>
</item>
</channel>
</rss>
